Pencairan Tunjangan Guru Tertunda Tiga Bulan Dipercepat
Kemenkeu memastikan pencairan tunjangan profesi guru yang menunggak selama tiga bulan segera dilakukan, menyusul desakan DPR dan keterlambatan proses administrasi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 34x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Keuangan kini tengah menyelesaikan proses pencairan tunjangan profesi guru yang tertunda selama tiga bulan. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan bahwa mekanisme penyaluran sedang dipersiapkan secara internal, meskipun belum ditentukan tanggal pasti pencairannya. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan prioritas dan akan segera terealisasi dalam waktu dekat.
Penundaan pembayaran ini disebut disebabkan oleh hambatan administratif di level birokrasi internal Kemenkeu, bukan karena kekurangan anggaran. Anggaran untuk tunjangan profesi guru telah disetujui oleh DPR dan dialokasikan secara rutin setiap tahun, sehingga tidak ada kendala pendanaan. Namun, proses verifikasi dan penyaluran masih mengalami keterlambatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di berbagai daerah.
Komisi X DPR RI menyoroti persoalan ini dan meminta penyelesaian segera. Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa banyak keluhan dari guru di seluruh Indonesia terkait penundaan pembayaran. Ia menekankan bahwa kendala birokrasi tidak boleh menjadi alasan menghambat hak dasar pendidik, terlebih ketika surat permohonan dari Kemendikdasmen telah dikirimkan sejak beberapa waktu lalu.
Ia meminta Menteri Keuangan untuk segera meninjau kembali berkas permohonan yang tertunda dan mempercepat eksekusi pencairan. Komisi X menetapkan tenggat waktu satu minggu sejak pernyataan resmi Kemenkeu agar pencairan dapat diselesaikan. Menurutnya, kehadiran guru di sekolah harus didukung dengan kesejahteraan yang layak, bukan ditunda oleh prosedur yang berbelit.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

