Penembakan Acak di Trappes, Satu Tewas dan Empat Luka-Luka
Seorang pria menembak secara acak di dekat Trappes, Prancis, menyebabkan satu orang tewas dan empat lainnya terluka, dengan pelaku langsung ditangkap polisi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden penembakan terjadi di wilayah Yvelines, dekat kota Trappes, Prancis, pada Jumat (23/10), mengakibatkan satu korban tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Kejadian berlangsung di dekat lokasi publik, dengan pelaku diduga melepaskan tembakan dari dalam kendaraan. Aparat kepolisian setempat segera menangani situasi dan berhasil menangkap pelaku dalam waktu singkat.
Wali Kota Trappes, Ali Rabeh, menyatakan bahwa pelaku melakukan penembakan secara acak dan menunjukkan niat untuk melakukan tindakan kekerasan massal. Ia mengonfirmasi bahwa salah satu korban yang terluka adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun, yang kini dirawat di rumah sakit. Pelaku diketahui tinggal di wilayah yang tidak jauh dari lokasi kejadian, namun belum ada informasi lebih lanjut mengenai latar belakang atau motif aksi tersebut.
Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengonfirmasi melalui platform digital bahwa keamanan nasional telah diperkuat dan semua elemen kepolisian terkait telah dikerahkan. Ia menegaskan bahwa kantor kejaksaan antiterorisme nasional telah mengambil alih penanganan kasus ini untuk memastikan penyelidikan berjalan secara menyeluruh dan akurat.
Sampai saat ini, tidak ada pemberitahuan resmi mengenai alasan atau motif di balik tindakan pelaku. Penyelidikan masih berlangsung intensif, dengan fokus pada rekaman CCTV, keterangan saksi, serta data pribadi pelaku yang telah diamankan. Masyarakat diminta tetap tenang dan menghindari spekulasi yang dapat memicu kepanikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

