Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penembakan Acak di Trappes, Satu Tewas dan Empat Luka-Luka

Seorang pria menembak secara acak di dekat Trappes, Prancis, menyebabkan satu orang tewas dan empat lainnya terluka, dengan pelaku langsung ditangkap polisi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 25x dibuka
Penembakan Acak di Trappes, Satu Tewas dan Empat Luka-Luka📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Insiden penembakan terjadi di wilayah Yvelines, dekat kota Trappes, Prancis, pada Jumat (23/10), mengakibatkan satu korban tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Kejadian berlangsung di dekat lokasi publik, dengan pelaku diduga melepaskan tembakan dari dalam kendaraan. Aparat kepolisian setempat segera menangani situasi dan berhasil menangkap pelaku dalam waktu singkat.

Wali Kota Trappes, Ali Rabeh, menyatakan bahwa pelaku melakukan penembakan secara acak dan menunjukkan niat untuk melakukan tindakan kekerasan massal. Ia mengonfirmasi bahwa salah satu korban yang terluka adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun, yang kini dirawat di rumah sakit. Pelaku diketahui tinggal di wilayah yang tidak jauh dari lokasi kejadian, namun belum ada informasi lebih lanjut mengenai latar belakang atau motif aksi tersebut.

Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengonfirmasi melalui platform digital bahwa keamanan nasional telah diperkuat dan semua elemen kepolisian terkait telah dikerahkan. Ia menegaskan bahwa kantor kejaksaan antiterorisme nasional telah mengambil alih penanganan kasus ini untuk memastikan penyelidikan berjalan secara menyeluruh dan akurat.

Sampai saat ini, tidak ada pemberitahuan resmi mengenai alasan atau motif di balik tindakan pelaku. Penyelidikan masih berlangsung intensif, dengan fokus pada rekaman CCTV, keterangan saksi, serta data pribadi pelaku yang telah diamankan. Masyarakat diminta tetap tenang dan menghindari spekulasi yang dapat memicu kepanikan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya