Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penembakan di Pesta Musik Swiss Tewaskan Satu, Lima Luka Berat

Insiden penembakan di acara rave party di Aarau, Swiss, menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya sebelum pukul 03.00 waktu setempat, dengan pelaku masih buron.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Penembakan di Pesta Musik Swiss Tewaskan Satu, Lima Luka Berat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah peristiwa penembakan mengerikan terjadi pada malam hari saat pesta musik elektronik bertajuk Aarauer Rave berlangsung di area arena pacuan kuda dekat kota Aarau, Swiss. Insiden terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari waktu setempat, saat ribuan penonton masih menikmati alunan musik techno dalam suasana pesta tahunan yang biasanya meriah. Dalam waktu singkat, suara tembakan mengguncang kerumunan, memicu kepanikan besar di lokasi.

Petugas keamanan dan tim medis segera dikerahkan ke lokasi kejadian setelah adanya laporan tembakan yang diduga berasal dari dalam kerumunan. Hingga kini, satu korban tewas dan lima lainnya mengalami luka serius, beberapa di antaranya mengalami cedera pada bagian tubuh vital. Saksi mata menyebutkan suara tembakan terdengar seperti rentetan, menimbulkan kekacauan di tengah keramaian yang sebelumnya penuh semangat.

Kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa operasi pencarian terhadap pelaku masih berlangsung secara intensif. Identitas pelaku belum terungkap, dan motif insiden tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat juga mengerahkan helikopter militer, personel polisi, serta tim penyelamat untuk mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi di sekitar area acara.

Penyelidikan terus berjalan dengan pendekatan menyeluruh, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV dan data dari saksi yang hadir. Acara yang biasanya diikuti sekitar 3.500 peserta, berlangsung dari Sabtu sore hingga dini hari Minggu, dan kini menjadi peristiwa tragis yang mengguncang komunitas musik elektronik Swiss. Otoritas setempat menegaskan bahwa upaya penangkapan pelaku akan terus dilakukan hingga hasilnya ditemukan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya