Penembakan di Yvelines Prancis Tewaskan Satu, Lima Terluka
Insiden penembakan di wilayah Yvelines, Prancis, menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, dengan pelaku telah ditangkap dan kasus dikategorikan sebagai tindak pidana terorisme.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.24 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 17x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Sebuah peristiwa penembakan terjadi di kawasan pinggiran Paris, khususnya di departemen Yvelines, yang mengakibatkan satu korban tewas dan lima lainnya mengalami luka tembak serius. Menurut laporan resmi, pelaku melakukan penembakan dari dalam kendaraan yang dikendarainya, menargetkan beberapa lokasi berbeda dalam rentang waktu singkat. Aparat keamanan setempat segera merespons dan berhasil menangkap pelaku, yang kini ditahan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Kondisi korban yang terluka, termasuk seorang anak perempuan berusia 12 tahun, dinyatakan stabil meski mengalami luka tembak parah. Anggota Dewan Departemen Yvelines, Laurent Mazaury, membenarkan bahwa beberapa korban dalam kondisi kritis, dengan sebagian mengalami lebih dari satu luka tembak, menunjukkan tingkat keparahan yang tinggi. Pihak berwajib mengonfirmasi bahwa jumlah korban luka telah diperbarui dari empat menjadi lima orang.
Wakil Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengungkapkan bahwa jaksa telah menetapkan kejadian ini sebagai tindak pidana terorisme. Meski motif pastinya masih dalam penyelidikan, Nunez menyampaikan bahwa kemungkinan besar pelaku terdorong oleh alasan terkait rasisme. Penyelidikan masih berlangsung secara intensif untuk memastikan semua aspek insiden, termasuk latar belakang dan niat pelaku.
Penembakan tersebut menimbulkan kekhawatiran publik, seiring dengan situasi keamanan yang terus dipantau ketat oleh pemerintah Prancis. Peristiwa ini turut memperkuat tindakan antisipasi menjelang aksi demonstrasi nasional pada 24 Oktober. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kejadian ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk ancaman terhadap keamanan publik yang perlu ditangani secara serius dan menyeluruh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

