Pengacara Baru Trump Akui Gagal Ujian Advokat
Katie Zacharia, juru bicara baru Gedung Putih yang ditunjuk Donald Trump, mengakui gagal ujian profesi advokat meski memiliki gelar hukum dan pernah menyebut dirinya sebagai pengacara.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 23.29 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 80x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Katie Zacharia, yang baru dilantik sebagai sekretaris pers Gedung Putih dalam masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump, mengungkapkan secara terbuka bahwa dirinya tidak lulus ujian advokat (bar exam). Pernyataan ini muncul setelah ia beberapa kali menyebut dirinya sebagai pengacara dalam berbagai kesempatan publik, menimbulkan pertanyaan tentang kredibilitas profesionalnya. Dalam wawancara dengan Fox News, Zacharia mengakui bahwa ia memang pernah mengikuti ujian tersebut, namun gagal, tanpa menyebutkan tahun pasti atau detail hasil.
Zacharia, lulusan fakultas hukum Universitas Pepperdine tahun 2011, menegaskan bahwa gelar hukum tidak serta-merta memberikan hak untuk berpraktik sebagai pengacara. Ia menjelaskan bahwa keputusan tidak melanjutkan ujian lagi dipengaruhi oleh rencana pindah ke Tiongkok bersama suaminya, yang membuatnya merasa terganggu secara emosional dan mental. Ia menyatakan bahwa karena rencana tersebut, hasil ujian tidak menjadi prioritas, terlebih karena tidak memerlukan lisensi hukum di Tiongkok.
Meski tidak pernah berpraktik hukum, Zacharia pernah mencantumkan jabatan penasihat hukum umum di sebuah organisasi nirlaba konservatif di California. Ia berdalih bahwa sejumlah pihak di bidang hukum pernah membolehkan penggunaan istilah "pengacara" karena memiliki latar belakang hukum dan pengalaman di bidang hukum bisnis saat bekerja di firma hukum di Beijing. Namun, ia menekankan bahwa dirinya hanya memberikan analisis hukum, bukan memberi nasihat hukum yang mengikat secara profesional.
Kontroversi ini memicu desakan agar kualifikasi Zacharia ditinjau ulang. Organisasi Campaign for Accountability menyerukan penyelidikan oleh asosiasi pengacara California, menekankan bahwa menyebut diri sebagai pengacara tanpa lisensi di negara bagian tersebut dapat dikenai sanksi pidana. Sebelum dilantik, Zacharia telah melakukan pengarahan pers pertamanya di Gedung Putih dengan durasi singkat, hanya melibatkan tiga jurnalis, dan menggantikan Karoline Leavitt yang mundur Agustus lalu untuk fokus merawat empat anaknya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

