Senin, 21 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pengemis Terkaya di Dunia Punya Aset Rp14 Miliar

Seorang pria dari Mumbai, India, yang dikenal sebagai pengemis, ternyata memiliki kekayaan mencapai lebih dari Rp14 miliar dari hasil mengemis selama bertahun-tahun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 09.18 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
Pengemis Terkaya di Dunia Punya Aset Rp14 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bharat Jain, warga asal Mumbai, India, telah menjadi perbincangan publik karena berhasil membangun kekayaan fantastis dari profesi yang selama ini dianggap sebagai simbol kemiskinan. Meski kini memiliki aset bernilai miliaran rupiah, ia tetap memilih menjalani aktivitas mengemis setiap hari di area strategis seperti Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus dan Azad Maidan.

Kekayaan yang dimilikinya mencapai lebih dari 7,5 crore rupee atau setara dengan sekitar Rp14 miliar, berdasarkan perhitungan nilai tukar saat ini. Dari hasil mengemis, ia berhasil membeli apartemen dua kamar tidur di Mumbai senilai 1,2 crore rupee (sekitar Rp2,2 miliar) dan dua unit toko di kawasan Thane yang disewakan secara rutin. Pendapatan sewa dari kedua toko tersebut mencapai sekitar Rp5,5 juta per bulan.

Pendapatan harian dari mengemis sendiri diperkirakan berkisar antara Rp370.000 hingga Rp464.000, dengan waktu kerja mencapai 10 hingga 12 jam sehari. Dalam satu bulan, total pendapatan dari aktivitas tersebut mencapai sekitar Rp11 juta hingga Rp14 juta, tergantung fluktuasi nilai tukar. Meski sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup dan memberi pendidikan formal bagi anak-anaknya, Bharat tetap konsisten menjalani profesi tersebut.

Ia menolak saran untuk berhenti mengemis, meskipun telah memiliki kondisi ekonomi yang jauh lebih baik dari masa lalu. Keluarganya kini menjalankan usaha toko alat tulis, dan semua anggota keluarga hidup dalam lingkungan yang lebih stabil. Keputusannya untuk tetap menjadi pengemis dianggap sebagai bentuk konsistensi, kebiasaan, atau bahkan filosofi hidup yang ia pegang teguh.

Kisah Bharat Jain menunjukkan bahwa realitas sosial dan ekonomi tidak selalu sesuai dengan persepsi umum. Di balik aktivitas mengemis yang sering dikaitkan dengan keputusasaan, bisa jadi terdapat strategi hidup yang cermat, disiplin, dan keberlanjutan yang justru menghasilkan kekayaan dalam skala besar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya