Penjualan LCGC Agustus 2026 Naik Tipis, Calya Puncaki Pasar
Penjualan mobil LCGC pada Agustus 2026 mencapai 9.675 unit, meningkat 6 persen dari bulan sebelumnya, dengan Toyota Calya menjadi model terlaris.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 07.44 WITA·👁 4 orang membaca· 4 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penjualan kendaraan berbasis Low Cost Green Car (LCGC) pada Agustus 2026 mencatat kenaikan ringan dibandingkan Juli, dengan volume distribusi ke dealer mencapai 9.675 unit. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 6 persen dibandingkan distribusi Juli yang berada di level 9.127 unit, menandakan kembali stabilnya minat konsumen terhadap mobil ramah lingkungan dan terjangkau. Kenaikan ini terjadi meskipun secara keseluruhan pasar otomotif masih menghadapi tantangan ekonomi dan fluktuasi harga bahan bakar.
Toyota Calya berhasil menjadi pemimpin penjualan di segmen LCGC pada bulan lalu dengan distribusi sebanyak 3.001 unit, mengungguli rekan-rekan sekelasnya. Di posisi kedua, Daihatsu Sigra menyusul dengan 2.746 unit, diikuti oleh Honda Brio Satya yang menempati urutan ketiga dengan 1.512 unit. Sementara itu, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla masing-masing mencatatkan penjualan 1.403 dan 1.013 unit, menunjukkan dominasi merek-merek dari kelompok Astra dalam segmen ini.
Dari sisi kinerja tahunan, penjualan LCGC pada periode Januari hingga Agustus 2026 telah menembus angka 74.308 unit, menyumbang sekitar 13 persen dari total distribusi kendaraan di periode yang sama. Meskipun kontribusi relatif kecil dibandingkan segmen lain, keberadaan LCGC tetap menjadi penopang utama aksesibilitas mobilitas bagi masyarakat menengah ke bawah. Honda Brio Satya menjadi satu-satunya model non-Astra yang masuk lima besar penjualan bulanan, menunjukkan daya tarik kompetitif di segmen tersebut.
Dominasi Toyota dan Daihatsu dalam penjualan LCGC terus melekat, didukung oleh jaringan distribusi yang luas dan kepercayaan konsumen terhadap kualitas serta efisiensi operasional kendaraan. Kenaikan penjualan Agustus 2026 menunjukkan potensi pemulihan bertahap pada segmen mobil murah, terutama jika kebijakan insentif dan dukungan infrastruktur ramah lingkungan terus diperkuat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Kemenhub tegaskan kendaraan listrik boleh diangkut kapal, asalkan memenuhi aturan keselamatan yang telah ditetapkan.
11 September 2026

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Great Wall Motor Indonesia meluncurkan WEY G9 Hi4 dengan teknologi PHEV dan hybrid, menawarkan pengalaman berkendara premium untuk segmen MPV di Jakarta.
11 September 2026

Aturan Pengangkutan Mobil Listrik via Kapal Diperkuat
Kemenhub siap tingkatkan pengaturan pengangkutan mobil listrik lewat kapal dengan aturan lebih kuat, menunggu arahan dari standar internasional.
11 September 2026

Volkswagen Rencanakan PHK 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman
Volkswagen mengumumkan pemangkasan 100 ribu pekerja hingga 2030 dan penutupan empat pabrik di Jerman akibat tekanan pasar dan penurunan laba.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


