Penjualan Mobil Mewah 2026: BMW Naik, Lexus dan Mercedes Turun
Penjualan mobil premium di Indonesia sepanjang Januari-September 2026 menunjukkan perbedaan signifikan antar merek, dengan BMW meroket, Lexus dan Mercedes-Benz melemah, sementara Xpeng dari China melonjak drastis.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.40 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 54x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perkembangan pasar mobil mewah Tanah Air pada periode Januari hingga September 2026 mencatat perubahan dinamis, terutama dari distribusi pabrikan ke dealer. BMW berhasil mencatatkan kenaikan distribusi sebesar 57,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai 1.791 unit. Pada bulan September 2026, distribusi merek tersebut melonjak 82,4 persen dibanding September 2025, dengan angka mencapai 290 unit, menunjukkan momentum penguatan pasar yang konsisten.
Sementara itu, penjualan ritel BMW juga mengalami kenaikan, meski lebih moderat, sebesar 11,8 persen menjadi 2.006 unit hingga akhir September 2026. Kenaikan juga terjadi secara bulanan, dengan peningkatan 6,1 persen dari Agustus ke September. Dibandingkan dengan dua pesaing utama dari Jepang dan Jerman, performa BMW justru berbeda jauh. Lexus mengalami penurunan distribusi sebesar 17,9 persen menjadi 1.066 unit, sementara Mercedes-Benz turun 13,3 persen menjadi 757 unit pada periode yang sama.
Pada level ritel, kedua merek tersebut juga mengalami penurunan. Lexus menurun 15,8 persen menjadi 1.058 unit, sedangkan Mercedes-Benz menyusut hingga 26,5 persen menjadi 747 unit. Kondisi ini menunjukkan perlambatan permintaan dari konsumen terhadap dua merek premium asal Eropa dan Asia tersebut. Meski demikian, kenaikan bulanan terjadi pada September 2026 dibanding September 2025 untuk keduanya, dengan Mercedes-Benz mencatat kenaikan 58,9 persen dan Lexus 7,2 persen, namun belum cukup menutupi tren tahunan yang menurun.
Pendatang baru asal Tiongkok, Xpeng, justru menjadi sorotan utama dengan kenaikan ekstrem. Distribusi wholesales Xpeng melonjak 712,1 persen menjadi 2.745 unit dari Januari hingga September 2026, sementara penjualan ritel mencapai kenaikan 839,5 persen menjadi 2.424 unit. Pada September 2026, penjualan ritel Xpeng naik 568,8 persen dibanding September 2025, mencatat 535 unit. Meski terjadi penurunan sebesar 25,5 persen dari Agustus ke September, momentum pertumbuhan tetap dominan.
Di sisi lain, sub-brand BYD yang kini bernama Danza justru mengalami penurunan signifikan. Distribusi wholesales turun 55,6 persen menjadi 3.009 unit, sementara penjualan ritel menyusut 51,5 persen menjadi 3.135 unit. Pada bulan September 2026, distribusi Danza anjlok 96,8 persen dibanding September 2025, hanya mencatat 8 unit. Penjualan ritel juga turun 37,7 persen dari September 2025 ke September 2026. Pergerakan ini menunjukkan tantangan dalam penetrasi pasar untuk merek baru di segmen premium.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

