Penyegaran Manajemen PLN Mulai Berlaku
Danantara Indonesia resmi mengganti Direktur Utama PLN melalui RUPS, menekankan peningkatan kualitas layanan dan keandalan pasokan listrik untuk masyarakat dan dunia usaha.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 23.22 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 67x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) pada Rabu, 14 Oktober 2026, secara resmi memutuskan pencopotan Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama. Keputusan ini merupakan bagian dari langkah strategis Danantara Indonesia dalam melakukan penyegaran manajemen di lingkup PLN Group. Langkah ini diambil untuk memperkuat kinerja operasional dan mempercepat transformasi sistem kelistrikan nasional.
Dony Oskaria, Chief Operating Officer Danantara Indonesia, menegaskan bahwa peningkatan layanan kelistrikan menjadi fokus utama dalam proses restrukturisasi ini. Ia menyatakan bahwa keandalan pasokan listrik, respons terhadap keluhan pelanggan, serta kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan demi mendukung kebutuhan rumah tangga, industri, dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Khususnya setelah terjadinya gangguan pasokan listrik di Batam pada 12 Oktober 2026, Danantara menilai pentingnya memperkuat kapasitas dan kesiapan operasional PT PLN Batam. Penyegaran manajemen diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan dan memastikan pelayanan tetap stabil meskipun menghadapi tekanan permintaan yang tinggi.
Dalam proses pergantian, Suroso Isnandar telah ditunjuk sebagai pengganti Darmawan Prasodjo. Dony menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya soal nama, tetapi juga tentang komitmen baru untuk mewujudkan kelistrikan yang lebih andal, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah agar seluruh lapisan masyarakat, dari kota hingga daerah terpencil, dapat menikmati listrik yang berkualitas dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

