Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster Gagal di Tol Jagorawi
Polisi menggagalkan penyelundupan 150 ribu benih bening lobster di wilayah Tol Jagorawi, mengamankan satu tersangka dan sejumlah barang bukti.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 18.41 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Tim Ditpolairud Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 150 ribu benih bening lobster (BBL) yang dikendalikan oleh seorang pria berinisial MZ. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat tentang pergerakan mencurigakan sebuah mobil pick up di kawasan Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Petugas kemudian melakukan pengintaian dan mengamankan kendaraan yang melaju di ruas Tol Jagorawi pada malam hari.
Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 25 kotak styrofoam berisi benih lobster yang dikemas dalam 30 kantong plastik putih. Seluruh muatan tersebut disimpan secara tidak teratur dan tidak sesuai standar pengangkutan perikanan. Selain benih lobster, petugas juga menyita satu unit telepon seluler milik tersangka yang diduga digunakan untuk koordinasi pengiriman.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud, AKBP Ardhie Demastyo, menjelaskan bahwa modus operandi pelaku melibatkan pengangkutan dari lokasi awal menuju titik penyerahan yang telah ditentukan. Ia menekankan bahwa tindakan ini merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap regulasi perikanan yang berpotensi merusak ekosistem dan merugikan negara. Penyidik kini memperdalam asal-usul benih lobster tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lebih besar.
Tersangka MZ kini telah dibawa ke Markas Besar Ditpolairud Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 92 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, yang menjerat pelanggar dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara atau denda mencapai Rp1,5 miliar. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan terkait sumber daya laut dan perikanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sumbar
Tim gabungan lakukan sidak ke SPBU di Padang untuk pastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai aturan.
8 September 2026

Kasus Kim Soo-hyun dengan Kim Sae-ron Berakhir Tanpa Tuntutan
Penyelidikan terhadap Kim Soo-hyun terkait dugaan hubungan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur resmi berakhir tanpa tindak lanjut hukum.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


