Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penyemprotan Kabut Air Tekan Polusi di Jalur Utama Jakarta Selatan

Pemkot Jakarta Selatan semprotkan kabut air sepanjang HR Rasuna Said hingga Mampang Prapatan untuk turunkan PM2.5 dan sejukkan suhu kawasan padat kendaraan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penyemprotan Kabut Air Tekan Polusi di Jalur Utama Jakarta Selatan
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Jakarta Selatan meluncurkan aksi penyemprotan kabut air di dua ruas jalan utama, yakni HR Rasuna Said dan Mampang Prapatan Raya, sebagai respons terhadap tingginya konsentrasi polutan di area perkotaan. Upaya ini dilakukan secara rutin guna menangani dampak dari volume kendaraan yang tinggi setiap hari, khususnya di kawasan dengan kepadatan lalu lintas ekstrem.

Kegiatan penyemprotan menggunakan air dalam bentuk kabut halus yang disemprotkan dari atas kendaraan bergerak, mampu menurunkan partikulat halus (PM2.5) di atmosfer. Menurut pejabat setempat, teknik ini menjadi bagian dari strategi konservasi kualitas udara di tengah meningkatnya aktivitas perkotaan yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Sebanyak 4.000 liter air digunakan dalam satu kali penyemprotan, tersebar merata di sepanjang rute yang menjadi titik panas polusi. Selain menekan partikulat, metode ini juga berkontribusi pada penurunan suhu mikro di sekitar jalur kendaraan, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan dan warga sekitar.

Tujuan utama dari program ini adalah menjaga kesehatan publik dan memperbaiki kualitas ruang publik di kawasan padat. Dengan menurunkan konsentrasi polutan, langkah ini sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mencegah gangguan pernapasan akibat udara kotor.

Penyemprotan kabut air bukan satu-satunya langkah, namun menjadi bagian dari pendekatan terpadu yang melibatkan pemantauan emisi kendaraan, edukasi masyarakat, dan pencegahan pembakaran sampah secara liar. Semua upaya ini dirancang untuk menciptakan kawasan perkotaan yang lebih sehat secara lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya