Pesawat Garuda Pecah Ban, Penumpang Selamat Berkat Respons Cepat
Penumpang Ari Lasso selamat setelah pesawat Garuda GA604 mengalami pecah ban saat mendarat di Makassar, dengan respons cepat petugas bandara dan kru yang memastikan pendaratan aman.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Penerbangan Garuda Indonesia GA604 dari Jakarta menuju Makassar mengalami insiden teknis saat proses pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (3/9). Salah satu roda utama pesawat, yakni roda kanan, mengalami pecah ban saat mendarat, namun tidak mengganggu keselamatan penerbangan. Penumpang yang turut dalam perjalanan, penyanyi Ari Lasso, mengunggah pengalamannya di media sosial, memuji kesiapan dan profesionalisme kru pesawat serta tim darat.
Ia menyoroti keterampilan kapten dan kopilot dalam mengendalikan pesawat dalam kondisi roda tidak berfungsi optimal, serta kesiapan ground crew yang telah mempersiapkan peralatan pendukung sejak awal. Ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pendaratan dan keselamatan seluruh penumpang serta awak pesawat. “Terlepas dari kejadian itu, saya bersyukur pada Tuhan karena memberikan kami semua keselamatan,” ujarnya.
Petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin segera menanggapi informasi dari AirNav Indonesia yang diterima pukul 07.00 WITA. Tim Rescue dan pemadam kebakaran (ARFF) langsung dikerahkan dengan mobil utama F1, F2, dan kendaraan medis. Proses pendaratan dilakukan setelah pesawat melakukan go around dan fly pass untuk memastikan kondisi aman. Pesawat akhirnya mendarat dengan lancar di Runway 03 pada pukul 09.13 WITA.
Setelah mendarat, seluruh penumpang—jumlahnya 156 orang—dievakuasi ke terminal menggunakan empat unit bus dalam proses yang tertib dan aman. Runway 03-21 kemudian ditutup sementara melalui NOTAM mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA untuk keperluan pemeriksaan teknis dan penanganan darurat. Tim teknik landasan melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan keamanan jalur pendaratan sebelum kembali dioperasikan.
Pada pukul 10.30 WITA, Runway 03-21 kembali dibuka dan dapat digunakan untuk penerbangan normal. Koordinasi antara Bandara, AirNav Indonesia, SAR, BBKK, dan Base Rescue Lanud berjalan sinergis, memastikan penanganan insiden berlangsung efektif dan tidak mengganggu operasional penerbangan jangka panjang. Kejadian ini menunjukkan tingkat kesiapan tinggi dalam manajemen darurat penerbangan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


