Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pesawat Garuda Pecah Ban, Penumpang Selamat Berkat Respons Cepat

Penumpang Ari Lasso selamat setelah pesawat Garuda GA604 mengalami pecah ban saat mendarat di Makassar, dengan respons cepat petugas bandara dan kru yang memastikan pendaratan aman.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pesawat Garuda Pecah Ban, Penumpang Selamat Berkat Respons Cepat
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penerbangan Garuda Indonesia GA604 dari Jakarta menuju Makassar mengalami insiden teknis saat proses pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (3/9). Salah satu roda utama pesawat, yakni roda kanan, mengalami pecah ban saat mendarat, namun tidak mengganggu keselamatan penerbangan. Penumpang yang turut dalam perjalanan, penyanyi Ari Lasso, mengunggah pengalamannya di media sosial, memuji kesiapan dan profesionalisme kru pesawat serta tim darat.

Ia menyoroti keterampilan kapten dan kopilot dalam mengendalikan pesawat dalam kondisi roda tidak berfungsi optimal, serta kesiapan ground crew yang telah mempersiapkan peralatan pendukung sejak awal. Ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pendaratan dan keselamatan seluruh penumpang serta awak pesawat. “Terlepas dari kejadian itu, saya bersyukur pada Tuhan karena memberikan kami semua keselamatan,” ujarnya.

Petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin segera menanggapi informasi dari AirNav Indonesia yang diterima pukul 07.00 WITA. Tim Rescue dan pemadam kebakaran (ARFF) langsung dikerahkan dengan mobil utama F1, F2, dan kendaraan medis. Proses pendaratan dilakukan setelah pesawat melakukan go around dan fly pass untuk memastikan kondisi aman. Pesawat akhirnya mendarat dengan lancar di Runway 03 pada pukul 09.13 WITA.

Setelah mendarat, seluruh penumpang—jumlahnya 156 orang—dievakuasi ke terminal menggunakan empat unit bus dalam proses yang tertib dan aman. Runway 03-21 kemudian ditutup sementara melalui NOTAM mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA untuk keperluan pemeriksaan teknis dan penanganan darurat. Tim teknik landasan melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan keamanan jalur pendaratan sebelum kembali dioperasikan.

Pada pukul 10.30 WITA, Runway 03-21 kembali dibuka dan dapat digunakan untuk penerbangan normal. Koordinasi antara Bandara, AirNav Indonesia, SAR, BBKK, dan Base Rescue Lanud berjalan sinergis, memastikan penanganan insiden berlangsung efektif dan tidak mengganggu operasional penerbangan jangka panjang. Kejadian ini menunjukkan tingkat kesiapan tinggi dalam manajemen darurat penerbangan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya