Petani Binaan Baznas di Lampung Panen Raya dan Bayar Zakat Mandiri
Petani binaan Baznas di Pesawaran sukses panen raya dan mampu menunaikan zakat pertanian senilai Rp12,2 juta secara mandiri, menunjukkan transformasi zakat dari bantuan konsumtif menjadi modal kemandirian ekonomi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Program Lumbung Pangan Baznas yang berjalan sejak 2025 di Desa Kutoarjo, Kabupaten Pesawaran, berhasil mendorong para petani mustahik mencapai kemandirian ekonomi melalui peningkatan produktivitas pertanian. Hasilnya, mereka kini mampu melaksanakan panen raya secara bersamaan dan menunaikan zakat pertanian tanpa bantuan, menandai keberhasilan pendampingan yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan.
Pendistribusian zakat dalam bentuk produktif ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat dapat digunakan sebagai modal usaha, bukan hanya sebagai bantuan langsung. Menurut pernyataan resmi dari perwakilan Baznas RI, nilai zakat yang telah dibayarkan oleh petani binaan mencapai Rp12,2 juta, menunjukkan kesadaran tinggi terhadap kewajiban syariat dan manfaat jangka panjang dari pendekatan zakat yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah menyambut positif inisiatif ini, dengan Bupati Pesawaran, Nanda Indira, menegaskan bahwa zakat kini telah berubah fungsi dari bantuan sementara menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Transformasi ini, kata dia, menjadi model konkret dalam penerapan nilai keislaman yang berdampak nyata bagi kehidupan ekonomi lokal.
Syariat Islam menetapkan bahwa zakat pertanian hanya wajib bagi petani yang hasil panennya mencapai nisab, yaitu setara lima wasq atau sekitar 653 kilogram gabah (520 kilogram beras). Jika di bawah batas tersebut, petani tidak wajib membayar zakat, hanya dianjurkan memberikan sedekah. Selain itu, zakat harus dibayarkan langsung setiap kali panen, tanpa menunggu satu tahun haul, serta besaran persentasenya disesuaikan dengan kondisi pengairan: 10 persen untuk lahan tadah hujan dan 5 persen untuk lahan yang membutuhkan pengairan tambahan.
Pemimpin Baznas RI mengingatkan pentingnya penyaluran zakat melalui lembaga amil resmi agar dana bisa dikonsolidasikan dan dikelola secara optimal untuk dampak yang lebih luas. Ia menekankan bahwa penyaluran zakat secara tidak terorganisasi akan mengurangi efektivitas dan potensi kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

