Petinju Legendaris Ricky Hatton Meninggal Dunia di Usia 46 Tahun
Mantan juara dunia tinju asal Inggris, Ricky Hatton, ditemukan meninggal di rumahnya di Greater Manchester pada usia 46 tahun, dengan pihak kepolisian menyatakan kematian tidak mencurigakan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.57 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Petinju legendaris asal Manchester, Ricky Hatton, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu pagi, 14 September, di kediamannya di Bowlacre Road, Gee Cross. Penemuan jenazah dilakukan sekitar pukul 06.45 waktu setempat, dan otoritas kepolisian Greater Manchester telah mengonfirmasi kejadian tersebut dalam pernyataan resmi. Menurut keterangan polisi, tidak ada indikasi adanya tindak kriminal dalam kasus ini, dan kematian tidak diperlakukan sebagai kejadian mencurigakan.
Hatton, yang akrab dengan julukan “The Hitman”, dikenal sebagai salah satu petinju paling berpengaruh di era 2000-an. Ia memulai karier tinju profesional pada 1997, dan selama 15 tahun berkarier, meraih 45 kemenangan, termasuk 32 kemenangan melalui knock out, dengan hanya tiga kekalahan. Gaya bertarungnya yang agresif dan tahan banting membuatnya menjadi favorit publik di Inggris dan di kancah internasional.
Puncak karier Hatton terjadi pada 2005 ketika ia merebut gelar juara dunia IBF kelas light-welterweight dengan mengalahkan petinju ternama Kostya Tszyu. Dalam dua tahun berikutnya, ia berhasil meraih gelar WBA kelas welterweight dengan mengalahkan Carlos Maussa, lalu mempertahankannya dengan kemenangan atas Floyd Mayweather Jr. Pada 2009, ia mencatat prestasi luar biasa dengan mengalahkan Manny Pacquiao dalam pertarungan yang menjadi salah satu momen paling menonjol dalam sejarah tinju modern.
Meski telah pensiun dari ring, Hatton tetap aktif dalam dunia tinju sebagai pelatih dan promotor melalui perusahaannya, Hatton Promotions. Ia sempat mengunggah video latihan di media sosial beberapa hari sebelum wafat, menunjukkan keinginan kuat untuk kembali bertarung pada Desember di Dubai. Namun, perjalanan hidupnya diwarnai perjuangan melawan depresi, gangguan kesehatan mental, serta masalah penyalahgunaan alkohol. Kepulangannya ke dunia tinju, meski tak sempat terwujud, menunjukkan semangat yang tak pernah padam.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dortmund Singkirkan Frankfurt, Puncaki Klasemen Sementara
Dortmund naik ke posisi teratas klasemen Bundesliga usai menang 1-0 atas Frankfurt lewat gol Beier di menit ke-80.
25 Oktober 2026

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Keduanya memiliki peran penting: sebelum untuk energi, sesudah untuk pemulihan, dengan waktu dan jenis makanan yang sesuai untuk hasil maksimal.
24 Oktober 2026

Indonesia Torehkan Sejarah di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia menutup Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 73 medali, melampaui target emas dan menempati posisi delapan secara keseluruhan.
24 Oktober 2026

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

