Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pil Ekstasi Bentuk Trump Ditemukan, Trimbos Peringatkan Bahaya PMMA

Trimbos Instituut Belanda mengingatkan publik agar tidak mengonsumsi pil ekstasi berbentuk wajah Donald Trump yang mengandung PMMA berisiko tinggi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Pil Ekstasi Bentuk Trump Ditemukan, Trimbos Peringatkan Bahaya PMMA📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah peringatan serius diluncurkan oleh Trimbos Instituut, lembaga kesehatan mental terkemuka di Belanda, terkait penemuan pil ekstasi berbentuk wajah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pil berwarna kekuningan ini dilengkapi tulisan 'NL' dan 'Trump' di bagian belakang, menunjukkan asal usul geografis dan identitas figur publik yang digunakan sebagai simbol. Penemuan ini muncul setelah sejumlah sampel diterima oleh laboratorium pengujian narkoba, yang mengungkap kandungan berbahaya di dalamnya.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pil tersebut mengandung PMMA atau para-metoksimetamfetamin, zat yang secara kimia mirip dengan MDMA—komponen utama ekstasi—namun memiliki potensi efek samping yang jauh lebih berat. Berbeda dengan MDMA, PMMA memerlukan waktu lebih lama untuk menimbulkan efek, sehingga pengguna cenderung mengonsumsi lebih banyak tablet dalam waktu singkat untuk mencapai pengaruh yang diinginkan. Hal ini meningkatkan risiko overdosis dan gangguan serius pada sistem saraf dan kardiovaskular.

Trimbos menekankan bahwa penggunaan pil ini dapat menyebabkan hipertermia, atau kenaikan suhu tubuh secara ekstrem, yang berpotensi berujung pada kerusakan organ dan kematian. Meski hingga saat ini belum ada laporan kasus kematian atau kondisi kritis yang dikaitkan langsung dengan konsumsi pil ini, pihak lembaga tetap menghimbau masyarakat untuk tidak mencobanya. Juru bicara Trimbos, Anniek Groothuis, menegaskan bahwa belum ditemukan bukti adanya PMMA dalam sistem darah korban yang dilaporkan, namun risiko tetap tinggi.

Pil ekstasi berwajah Trump bukan kali pertama muncul di pasar gelap. Pada 2017, otoritas Jerman telah menyita ribuan tablet serupa yang berwarna oranye. Bahkan pada 2018, jenis pil yang sama pernah beredar di sebuah festival musik di Inggris. Keberadaan produk dengan desain khusus ini menunjukkan tren penyebaran narkoba yang semakin kreatif dan memanfaatkan ikon populer untuk menarik minat pengguna muda.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya