PLTS 100 GW Target Rampung dalam Dua Tahun
Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp selesai dalam dua tahun, dengan peluncuran tahap awal 5,5 GW dan proses tender 25–30 GW dalam waktu dekat.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Giga Watt peak (GWp) dalam waktu kurang dari tiga tahun, bahkan Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme bisa mencapainya dalam dua tahun. Penetapan target ini disampaikan dalam peresmian megaproyek di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, yang menjadi awal dari transformasi energi nasional berbasis sumber terbarukan.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan pentingnya percepatan pembangunan sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada dan kedaulatan energi nasional. Ia menegaskan bahwa jika tim energi mampu menyelesaikan proyek dalam dua tahun, mereka akan mendapatkan penghargaan khusus. Target ini mengikuti pendekatan yang pernah berhasil diterapkan dalam program swasembada pangan, yang berhasil dicapai dalam waktu lebih singkat dari rencana awal.
Proyek strategis ini menelan investasi sebesar Rp 1.140 triliun dan berpotensi menyerap 5,5 juta tenaga kerja secara langsung maupun tidak langsung. Selain mendukung transisi energi, program ini diharapkan menghemat anggaran subsidi energi hingga Rp 73,9 triliun per tahun. Saat ini, kapasitas listrik nasional mencapai 88 GW, sehingga penambahan 100 GW dari sumber surya akan menjadi peningkatan signifikan terhadap kapasitas produksi energi nasional.
Tahap awal proyek difokuskan pada 14 lokasi dengan total kapasitas 5.216 MWp, yang telah diluncurkan pada tahun ini. Pemerintah juga mempercepat proses tender untuk tambahan kapasitas sekitar 25–30 GW, sambil melakukan penyesuaian regulasi untuk mengurangi birokrasi. Menteri ESDM menegaskan bahwa perusahaan yang memiliki daya saing tinggi dan kemampuan teknologi unggul akan mendapatkan akses pengadaan yang lebih efisien tanpa proses yang berbelit-belit.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penataan Klaster Diaspora Dorong Sinergi Kebijakan Nasional
Kemenko Kumham Imipas mendorong integrasi kebijakan melalui penataan empat klaster diaspora untuk memperkuat sinergi antarlembaga dan mewujudkan pendaftaran tunggal.
22 September 2026

Pemimpin Dunia Hadir di PBB Bahas Transformasi dan Kepercayaan Global
Ratusan kepala negara dan pemerintahan berkumpul di New York untuk Debat Umum PBB, membahas tantangan global seperti perang, iklim, dan teknologi, dengan fokus pada pemulihan kepercayaan terhadap multilateralisme.
22 September 2026

Avtur Naik, Tiket Pesawat Diproyeksikan Melonjak
Kenaikan harga avtur seiring volatilitas minyak global memicu penyesuaian biaya operasional maskapai dan berpotensi tingkatkan tarif penerbangan domestik hingga 8 persen.
22 September 2026

Meutya Tekankan Kepatuhan Roblox pada Regulasi Perlindungan Anak
Menteri Komunikasi dan Digital bertemu CEO Roblox di AS, minta peningkatan perlindungan anak melalui implementasi PP Tunas secara nyata dan transparan.
22 September 2026
Berita Lainnya

Bulog Buka Peluang Kerja untuk Keluarga ASN Korban Penembakan Papua
Selasa, 22 September 2026, 23.23 WITA

Polisi Gagalkan Peredaran Etomidate via Sistem Tempel di Jakbar
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

KI sebagai Aset Jaminan Dorong Pertumbuhan UMKM
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Laboratorium Narkotika Sintetis Dibongkar di Gambir
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Kejari Mimika Tuntaskan Rp26,36 M dari Terpidana Korupsi Aerosport
Selasa, 22 September 2026, 23.22 WITA

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

BRI Peroleh Penghargaan Halal atas Dampingi 730 UMKM
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

Polda Metro Jaya dan The Jakmania Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan Jakarta
Selasa, 22 September 2026, 23.21 WITA

