Polantas Diminta Jaga Integritas dalam Penegakan Hukum
Korlantas Polri tegaskan anggota harus laksanakan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik tidak sehat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 17.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Direktorat Penegakan Hukum Korlantas Polri menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas oleh anggota polisi lalu lintas. Dalam forum Analisis dan Evaluasi Kamseltibcarlantas di Jakarta, pejabat tinggi korps menegaskan bahwa setiap anggota harus menjalankan kewenangan dengan penuh tanggung jawab, tanpa kompromi terhadap standar etika dan integritas.
Kegiatan tersebut menyoroti perlunya penegakan hukum yang objektif, tanpa intervensi pribadi atau bentuk transaksi dengan masyarakat. Anggota polantas dilarang melakukan praktik yang dapat merusak kepercayaan publik, termasuk menyepelekan tugas atau memanfaatkan posisi untuk keuntungan pribadi. Kepemimpinan dalam penegakan hukum harus didasarkan pada aturan yang jelas dan konsisten.
Penekanan khusus diberikan pada penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Setiap pelanggaran yang berisiko menyebabkan korban jiwa harus menjadi prioritas penanganan. Upaya ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian, sekaligus memperkuat keselamatan bersama di jalan raya.
Untuk mendukung efektivitas penegakan hukum, pemanfaatan sistem tilang elektronik (ETLE) diperkuat. Teknologi ini dimaksudkan untuk mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar, sehingga meminimalkan ruang bagi penyimpangan. Dengan ETLE, proses penindakan diharapkan lebih transparan, akuntabel, dan berbasis bukti objektif.
Korlantas juga mendorong kolaborasi strategis dengan berbagai komunitas, termasuk pengemudi ojek daring. Komunitas tersebut diharapkan menjadi mitra dalam kampanye keselamatan lalu lintas. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, tujuan menciptakan budaya keselamatan di jalan raya dapat terwujud secara kolektif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Periklindo Dorong Insentif Hybrid untuk Dukung Transisi Energi
Periklindo mendukung pemberian insentif nonfiskal bagi mobil hybrid sebagai bagian dari upaya percepatan transisi energi nasional dan pengurangan emisi.
26 Oktober 2026

Badai Musim Gugur Hantam Eropa, Listrik Padam dan Transportasi Terhenti
Badai Boelo dan Austen melanda Eropa utara dalam 24 jam, menyebabkan kematian, pemadaman listrik massal, dan gangguan transportasi di Inggris, Prancis, Jerman, serta wilayah Belanda dan Belgia.
26 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Cukup hingga Juli-Agustus 2027
Pemerintah memastikan ketersediaan beras aman hingga 10 bulan ke depan, dengan total pasokan mencapai 25 juta ton tanpa impor selama dua tahun terakhir.
26 Oktober 2026

Protes Massal di Praha Tuntut Perlindungan Independensi Media
Ribuan warga turun ke jalan Praha menolak RUU perombakan pendanaan media publik yang dinilai mengancam kemerdekaan jurnalisme dan memperbesar pengaruh politik.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Suporter Muda Tewas Usai Menonton Laga di Pakansari
Senin, 26 Oktober 2026, 17.54 WITA

Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald Dihentikan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Lurah Diminta Jadi Penggerak Komunikasi Publik Berkualitas
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Kompol Aditia Mulya Tutup Usia Setelah 7 Tahun Koma Akibat Pengeroyokan
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pembuktian Kasus Don Ritto dan Nurman
Senin, 26 Oktober 2026, 17.53 WITA

Samsat Ciledug Blokir McLaren Usai Salah Tagih Pajak ke Mekanik
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

700 Ribu Badan Usaha Diblokir Gara-Gara Tak Laporkan Pemilik Manfaat
Senin, 26 Oktober 2026, 17.52 WITA

Susu dan Jerawat: Fakta Ilmiah di Balik Mitos Minum Susu
Senin, 26 Oktober 2026, 17.51 WITA

