Polisi Tegaskan Tak Temukan Kaitan Ormas dalam Kasus Tewasnya Bambang
Polda Metro Jaya menyatakan belum menemukan bukti keterlibatan ormas dalam pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, 27 Agustus.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Penyidik Polda Metro Jaya mengonfirmasi belum adanya indikasi keterlibatan anggota organisasi kemasyarakatan dalam kasus penyerangan yang berujung pada meninggalnya Bambang Setiawan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus lalu. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang hadir di lokasi kejadian. Ia menekankan bahwa belum ada bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan kelompok terorganisasi dalam peristiwa tersebut.
Dalam konferensi pers, Iman menyoroti pentingnya menjaga narasi publik agar tidak terpecah akibat informasi yang tidak akurat. Ia mengimbau seluruh pihak, terutama pengguna media sosial, untuk tidak menyebarkan opini yang bisa memicu kebingungan masyarakat. “Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghentikan persebaran dugaan yang belum terbukti, demi menjaga stabilitas sosial,” ujarnya.
Sebelumnya, penyidik telah menghimpun keterangan dari 14 saksi serta memanfaatkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk menyusun sketsa wajah dua terduga pelaku. Sketsa ini merupakan hasil analisis keterangan saksi yang dikonfirmasi dengan data digital dari lokasi kejadian. Proses ini dilakukan untuk mempercepat identifikasi dan pengejaran pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.
Terduga pelaku pertama diduga berusia antara 30 hingga 40 tahun, dengan ciri wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, bola mata berwarna hitam, dan kulit cokelat. Sementara terduga pelaku kedua memiliki bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, tumbuh kumis dan janggut, bola mata hitam, serta kulit cokelat. Kedua orang tersebut kini menjadi fokus pengejaran polisi dalam upaya menyelesaikan kasus.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


