Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polisi Tegaskan Tak Temukan Kaitan Ormas dalam Kasus Tewasnya Bambang

Polda Metro Jaya menyatakan belum menemukan bukti keterlibatan ormas dalam pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, 27 Agustus.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Polisi Tegaskan Tak Temukan Kaitan Ormas dalam Kasus Tewasnya Bambang
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyidik Polda Metro Jaya mengonfirmasi belum adanya indikasi keterlibatan anggota organisasi kemasyarakatan dalam kasus penyerangan yang berujung pada meninggalnya Bambang Setiawan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus lalu. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang hadir di lokasi kejadian. Ia menekankan bahwa belum ada bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan kelompok terorganisasi dalam peristiwa tersebut.

Dalam konferensi pers, Iman menyoroti pentingnya menjaga narasi publik agar tidak terpecah akibat informasi yang tidak akurat. Ia mengimbau seluruh pihak, terutama pengguna media sosial, untuk tidak menyebarkan opini yang bisa memicu kebingungan masyarakat. “Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghentikan persebaran dugaan yang belum terbukti, demi menjaga stabilitas sosial,” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik telah menghimpun keterangan dari 14 saksi serta memanfaatkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk menyusun sketsa wajah dua terduga pelaku. Sketsa ini merupakan hasil analisis keterangan saksi yang dikonfirmasi dengan data digital dari lokasi kejadian. Proses ini dilakukan untuk mempercepat identifikasi dan pengejaran pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.

Terduga pelaku pertama diduga berusia antara 30 hingga 40 tahun, dengan ciri wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, bola mata berwarna hitam, dan kulit cokelat. Sementara terduga pelaku kedua memiliki bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, tumbuh kumis dan janggut, bola mata hitam, serta kulit cokelat. Kedua orang tersebut kini menjadi fokus pengejaran polisi dalam upaya menyelesaikan kasus.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya