Polsek Lantari Jaya Bantu Warga Hadapi Kekeringan
Polsek Lantari Jaya menyalurkan air bersih ke warga terdampak kemarau, menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Polsek Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, menggelar penyaluran air bersih secara langsung kepada warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang. Bantuan ini diberikan sebagai respons terhadap kondisi sulit yang dihadapi sejumlah keluarga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Penyaluran dilakukan dengan mobil tangki yang disiapkan khusus untuk menjangkau wilayah terpencil dan terdampak parah.
Kapolsek Lantari Jaya, IPTU Prasetyo Nento, menegaskan bahwa air bersih merupakan hak dasar yang harus terus dijaga keberadaannya, terlebih saat musim kering melanda. Ia menyampaikan bahwa meski bantuan yang diberikan bersifat sementara, harapannya mampu mengurangi tekanan hidup warga yang terdampak. “Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bersama. Semoga bantuan ini bisa menjadi pengingat bahwa Polri selalu siap mendukung masyarakat dalam kondisi sulit,” ujarnya.
Upaya ini juga merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk memperkuat rasa kebersamaan. Polsek Lantari Jaya menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait jika diperlukan penanganan lebih lanjut. Langkah ini sejalan dengan arahan Kapolres Bombana, yang menekankan pentingnya kepekaan dan respons cepat terhadap permasalahan sosial yang dialami warga.
Kapolres Bombana, AKBP Irwandhy Idrus, memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata jajaran Polsek Lantari Jaya. Ia menegaskan bahwa Polri harus hadir bukan hanya dalam menjaga ketertiban, tetapi juga dalam memberikan manfaat konkret. Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, memprioritaskan kebutuhan pokok, serta menjaga kelestarian sumber air yang masih tersedia.
Masyarakat yang mengalami kesulitan air juga diminta untuk segera melapor ke pihak desa, kepolisian, atau instansi terkait agar dapat ditangani secara terpadu. Penyaluran air bersih ini diharapkan tidak hanya meringankan beban harian, tetapi juga menjadi penguat semangat gotong royong antara pemerintah, kepolisian, dan warga dalam menghadapi tantangan musim kemarau.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wartawan Dikeluarkan dari Ruang Rapat KPK di Kendari
Wartawan yang hadir atas undangan resmi diminta keluar dari ruangan rapat koordinasi KPK di Balai Kota Kendari karena permintaan dari pihak KPK, memicu kekecewaan atas pembatasan akses peliputan.
15 September 2026

FGD Pemajuan Kebudayaan Kota Kendari Tahun 2026 Digelar Hari Ini
FGD tentang pemajuan kebudayaan Kota Kendari Tahun 2026 digelar hari ini, 15 September 2026, dengan narasumber dari Universitas Halu Oleo (UHO).
15 September 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi Tangkap Pejabat Kemenko PMK Terkait Kasus Suap
KPK menangkap seorang pejabat tinggi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap terkait penyaluran bantuan sosial.
15 September 2026

Pencarian Pria Hilang di Hutan Konawe Diperluas dengan Drone Thermal
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Nasarudin, pria 52 tahun yang hilang saat mencari ikan di rawa Konawe, dengan bantuan drone thermal dan pendekatan terpadu.
15 September 2026
Berita Lainnya

AI Perlu Dikendalikan, Tokoh Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Saham AI Terjun Bebas Usai Panglima Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Hacker Gunakan AI untuk Bobol 1,8 Juta Aplikasi Android
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Pengawasan TKA Harus Sesuaikan Kenyataan di Lapangan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Polri Periksa Rantai Distribusi Beras Fortifikasi Palsu
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik Akibat Pelanggaran Standar
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Temuan Mineral Langka Raksasa di Madinah Diumumkan di IAEA
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Purbaya Bercanda Soal Mancing Usai Dipecat dari Jabatan Menkeu
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA


