Wartawan Dikeluarkan dari Ruang Rapat KPK di Kendari
Wartawan yang hadir atas undangan resmi diminta keluar dari ruangan rapat koordinasi KPK di Balai Kota Kendari karena permintaan dari pihak KPK, memicu kekecewaan atas pembatasan akses peliputan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Sejumlah jurnalis yang telah menerima undangan resmi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari diminta meninggalkan ruang rapat koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai Kota Kendari pada Selasa, 15 September 2026. Kejadian tersebut terjadi saat sesi rapat akan dimulai, ketika petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama tim Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) mengarahkan para pewarta keluar dari ruangan.
Ketidaksesuaian antara pemberian akses dan pengambilan kembali akses tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait keterbukaan informasi publik dalam kegiatan pemerintahan. Meskipun jurnalis telah hadir dengan dokumen resmi, mereka diusir tanpa pemberitahuan sebelumnya mengenai adanya penutupan ruang rapat. Peristiwa ini menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam koordinasi antara instansi penyelenggara, aparat pengamanan, dan lembaga media.
Agus Setiawan, salah satu wartawan yang hadir, menyatakan kekecewaannya atas insiden tersebut. Ia menekankan bahwa tugas jurnalistik bertujuan untuk menjamin hak publik atas informasi, terutama dalam kegiatan yang melibatkan lembaga penegak hukum. “Kami berharap tidak ada lagi pembatasan yang tidak sejalan dengan prinsip keterbukaan. Jika memang ada bagian tertentu yang bersifat tertutup, seharusnya disampaikan sejak awal,” ujarnya.
Ia menilai bahwa pembatasan akses tanpa pemberitahuan sebelumnya mengancam independensi pers dan menurunkan kredibilitas peliputan. Dengan adanya undangan resmi, wartawan memiliki dasar hukum dan etika untuk hadir. Jika KPK memang menginginkan ruangan tertutup, maka keputusan itu harus disampaikan secara transparan dan disertai penjelasan yang jelas sebelum peliputan dimulai.
Kegiatan ini menyoroti pentingnya komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang matang antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan media. Tanpa kerja sama yang efektif, risiko terjadinya ketidaksesuaian seperti ini akan terus berulang. Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari komitmen demokrasi yang harus dijaga oleh semua pihak terkait.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Polsek Lantari Jaya Bantu Warga Hadapi Kekeringan
Polsek Lantari Jaya menyalurkan air bersih ke warga terdampak kemarau, menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
15 September 2026

FGD Pemajuan Kebudayaan Kota Kendari Tahun 2026 Digelar Hari Ini
FGD tentang pemajuan kebudayaan Kota Kendari Tahun 2026 digelar hari ini, 15 September 2026, dengan narasumber dari Universitas Halu Oleo (UHO).
15 September 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi Tangkap Pejabat Kemenko PMK Terkait Kasus Suap
KPK menangkap seorang pejabat tinggi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap terkait penyaluran bantuan sosial.
15 September 2026

Pencarian Pria Hilang di Hutan Konawe Diperluas dengan Drone Thermal
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Nasarudin, pria 52 tahun yang hilang saat mencari ikan di rawa Konawe, dengan bantuan drone thermal dan pendekatan terpadu.
15 September 2026
Berita Lainnya

AI Perlu Dikendalikan, Tokoh Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Saham AI Terjun Bebas Usai Panglima Teknologi Serukan Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Hacker Gunakan AI untuk Bobol 1,8 Juta Aplikasi Android
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Pengawasan TKA Harus Sesuaikan Kenyataan di Lapangan
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

Polri Periksa Rantai Distribusi Beras Fortifikasi Palsu
Selasa, 15 September 2026, 15.34 WITA

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik Akibat Pelanggaran Standar
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Temuan Mineral Langka Raksasa di Madinah Diumumkan di IAEA
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA

Purbaya Bercanda Soal Mancing Usai Dipecat dari Jabatan Menkeu
Selasa, 15 September 2026, 15.33 WITA


