Posisi Setir Lurus Saat Parkir, Kunci Awetkan Sistem Kemudi
Menjaga setir mobil dalam posisi lurus saat mematikan mesin mencegah kerusakan komponen kemudi dan ban, serta meningkatkan keselamatan saat berkendara.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Memarkir mobil bukan sekadar menempatkan kendaraan di tempat yang aman, tetapi juga bagian penting dari perawatan berkala. Salah satu kebiasaan sederhana yang sering diabaikan adalah posisi setir setelah mesin dimatikan. Meninggalkan setir dalam keadaan berbelok, meskipun sebentar, dapat menimbulkan tekanan berkepanjangan pada sistem kemudi, terutama pada komponen seperti rack steer, tie rod, ball joint, dan bushing. Posisi lurus membantu meratakan beban, mengurangi risiko keausan dini, serta memperpanjang masa pakai komponen penting tersebut.
Dampak dari posisi roda yang tidak lurus juga dirasakan pada ban. Ketika roda terus menahan beban dalam posisi miring, tekanan pada tapak ban menjadi tidak merata. Hal ini dapat memicu keausan tidak merata, mengurangi efisiensi penggunaan ban, dan menurunkan performa kendaraan secara keseluruhan. Selain itu, beban tambahan pada sistem kaki-kaki seperti ball joint dan tie rod juga meningkat, yang dapat mempercepat kerusakan pada komponen pendukung suspensi.
Pada mobil modern yang menggunakan sistem Electric Power Steering (EPS), posisi roda netral saat mesin mati sangat penting. Saat mesin dinyalakan kembali, motor listrik akan bekerja lebih ringan jika roda berada dalam posisi seimbang. Ini membantu menjaga kinerja sistem kemudi tetap responsif dan efisien. Selain itu, posisi roda lurus memudahkan pengemudi saat memulai perjalanan, terutama di area parkir sempit, karena tidak perlu mengoreksi arah setir terlebih dahulu.
Pengecualian berlaku saat memarkir di jalan menanjak atau menurun. Pada jalan menurun, setir sebaiknya diarahkan ke tepi jalan atau trotoar agar jika rem parkir gagal, roda akan menghalangi mobil meluncur. Sementara di jalan menanjak, roda harus diarahkan ke luar atau sesuai kondisi trotoar untuk memastikan mobil tidak meluncur ke arah jalan saat rem gagal. Ini merupakan langkah keselamatan yang wajib diterapkan.
Untuk menjaga sistem kemudi tetap optimal, hindari memutar setir hingga batas maksimal dalam waktu lama. Lakukan spooring dan balancing secara berkala, jaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi, dan hindari menerjang lubang dengan kecepatan tinggi. Jika terjadi gejala seperti setir terasa berat, menyimpang, atau muncul suara aneh, segera periksa ke bengkel resmi. Penggunaan suku cadang original dan pemeriksaan berkala oleh teknisi ahli menjadi kunci utama menjaga keamanan dan kinerja kendaraan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


