Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Bantah Kabinet Merah Putih Tidak Efisien

Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal jumlah menteri dengan menekankan efisiensi kerja dan kapasitas negara yang sebanding dengan Eropa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 144x dibuka
Prabowo Bantah Kabinet Merah Putih Tidak Efisien📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menghadapi sorotan terkait struktur Kabinet Merah Putih yang dinilai padat, dengan menegaskan bahwa efisiensi bukan diukur dari jumlah anggota, melainkan dari hasil kerja. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, ia menegaskan bahwa pemerintah telah menjalankan tugas dengan konsistensi selama dua tahun, meski menghadapi dinamika politik yang kompleks.

Ia menjelaskan bahwa koalisi besar yang dibentuk merupakan konsekuensi dari keinginan untuk menyatukan kekuatan nasional demi perbaikan kesejahteraan rakyat. Dalam konteks tersebut, Prabowo menilai bahwa keterbatasan kursi politik dan persaingan tajam menjadi realitas yang tak terhindarkan di negara dengan populasi hampir 300 juta jiwa.

Menanggapi kritik bahwa kabinet dianggap "gemuk", Prabowo membandingkan Indonesia dengan Eropa yang terdiri dari 30 negara, masing-masing memiliki kabinet, menteri keuangan, panglima TNI, jaksa agung, dan kapolri. Dengan satu kabinet untuk seluruh Indonesia, menurutnya, tidak ada yang tidak efisien, selama kinerja tetap terjaga.

Ia menegaskan bahwa dalam menghadapi bencana alam—seperti gempa di Sumatra Utara, letusan Krakatau, dan kebakaran hutan serta lahan—kabinet telah bergerak kompak dan responsif. Prabowo menekankan bahwa evaluasi terus dilakukan, karena pemerintah tidak puas dengan pencapaian yang ada dan terus berupaya meningkatkan kinerja.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya