Prabowo Buka Peluang Investasi Energi ke Rusia Lewat 138 Blok Eksplorasi
Presiden Prabowo undang perusahaan Rusia berpartisipasi dalam 138 blok eksplorasi energi di Indonesia, sekaligus dorong kerja sama di kilang, terminal, pupuk, dan pertambangan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan kesediaan Indonesia membuka 138 blok eksplorasi energi untuk partisipasi perusahaan Rusia dalam forum internasional di Vladivostok. Dalam pertemuan di Eastern Economic Forum, ia menegaskan bahwa Indonesia terbuka terhadap kolaborasi strategis di sektor energi, termasuk pengembangan infrastruktur seperti kilang dan terminal penyimpanan. Pendekatan ini, menurutnya, didasarkan pada keinginan untuk memanfaatkan teknologi dan kapasitas produksi yang dimiliki mitra Rusia.
Meski Indonesia saat ini memiliki cadangan gas alam cair (LNG) yang cukup, Prabowo menekankan bahwa kebutuhan pasokan gas dari Rusia tidak menjadi prioritas utama. Namun, ia menyoroti potensi besar dalam pemanfaatan teknologi Rusia, terutama dalam proses eksplorasi dan pengolahan energi. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat transformasi energi nasional tanpa mengorbankan kemandirian energi.
Di luar sektor energi, Prabowo mengungkapkan kemajuan kerja sama dengan Rusia dalam produksi pupuk dan pengolahan mineral. Salah satu proyek strategis telah mencapai tahap penandatanganan MoU antara perusahaan pupuk Indonesia dan grup usaha besar Rusia untuk membangun pabrik pupuk berbasis gas di wilayah Timur Jauh. Proyek ini telah memasuki tahap pengembangan yang signifikan dan diharapkan menjadi fondasi kerja sama ekonomi jangka panjang.
Dalam bidang pertambangan, Prabowo menyebut Rusal, perusahaan aluminium asal Rusia, akan memperluas kehadirannya di Indonesia dengan skala besar. Rusal akan bermitra dengan perusahaan lokal untuk mengembangkan kilang dan infrastruktur pengolahan bahan baku. Langkah ini diharapkan mendorong industrialisasi dan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam nasional.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap terbuka terhadap kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang, termasuk energi, pertambangan, dan pertanian. Ia menyampaikan harapan agar kerja sama kedua negara terus berkembang secara sinergis, berbasis kepentingan bersama dan kemandirian ekonomi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


