Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Buka Peluang Investasi Energi ke Rusia Lewat 138 Blok Eksplorasi

Presiden Prabowo undang perusahaan Rusia berpartisipasi dalam 138 blok eksplorasi energi di Indonesia, sekaligus dorong kerja sama di kilang, terminal, pupuk, dan pertambangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Buka Peluang Investasi Energi ke Rusia Lewat 138 Blok Eksplorasi
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan kesediaan Indonesia membuka 138 blok eksplorasi energi untuk partisipasi perusahaan Rusia dalam forum internasional di Vladivostok. Dalam pertemuan di Eastern Economic Forum, ia menegaskan bahwa Indonesia terbuka terhadap kolaborasi strategis di sektor energi, termasuk pengembangan infrastruktur seperti kilang dan terminal penyimpanan. Pendekatan ini, menurutnya, didasarkan pada keinginan untuk memanfaatkan teknologi dan kapasitas produksi yang dimiliki mitra Rusia.

Meski Indonesia saat ini memiliki cadangan gas alam cair (LNG) yang cukup, Prabowo menekankan bahwa kebutuhan pasokan gas dari Rusia tidak menjadi prioritas utama. Namun, ia menyoroti potensi besar dalam pemanfaatan teknologi Rusia, terutama dalam proses eksplorasi dan pengolahan energi. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat transformasi energi nasional tanpa mengorbankan kemandirian energi.

Di luar sektor energi, Prabowo mengungkapkan kemajuan kerja sama dengan Rusia dalam produksi pupuk dan pengolahan mineral. Salah satu proyek strategis telah mencapai tahap penandatanganan MoU antara perusahaan pupuk Indonesia dan grup usaha besar Rusia untuk membangun pabrik pupuk berbasis gas di wilayah Timur Jauh. Proyek ini telah memasuki tahap pengembangan yang signifikan dan diharapkan menjadi fondasi kerja sama ekonomi jangka panjang.

Dalam bidang pertambangan, Prabowo menyebut Rusal, perusahaan aluminium asal Rusia, akan memperluas kehadirannya di Indonesia dengan skala besar. Rusal akan bermitra dengan perusahaan lokal untuk mengembangkan kilang dan infrastruktur pengolahan bahan baku. Langkah ini diharapkan mendorong industrialisasi dan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam nasional.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap terbuka terhadap kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang, termasuk energi, pertambangan, dan pertanian. Ia menyampaikan harapan agar kerja sama kedua negara terus berkembang secara sinergis, berbasis kepentingan bersama dan kemandirian ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya