Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong 100 Kampung Nelayan Siap Operasional Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto memastikan 100 kampung nelayan akan rampung dan beroperasi penuh pada akhir 2026 dengan dukungan infrastruktur dan akses ekonomi terintegrasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 09.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Prabowo Dorong 100 Kampung Nelayan Siap Operasional Akhir 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan target penyelesaian pembangunan 100 kampung nelayan hingga akhir tahun 2026 dalam pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat. Pertemuan tersebut menjadi momen evaluasi terhadap progres kawasan perikanan berbasis masyarakat yang menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan nasional.

Dalam pertemuan, Presiden meminta laporan rinci mengenai tahapan pembangunan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat realisasi program yang dirancang sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di seluruh wilayah pesisir. Kepastian waktu operasional akhir 2026 menjadi penekanan utama agar target dapat dijalankan secara terukur dan terukur.

Fasilitas yang akan dibangun mencakup dermaga untuk menunjang aktivitas penangkapan, pabrik es guna menjaga kualitas hasil tangkapan, serta cold storage sebagai pusat penyimpanan dingin. Selain itu, pemerintah juga menyediakan pasar sebagai pusat perdagangan hasil laut, yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan nelayan pada tengkulak dan memperkuat nilai tambah lokal. Dengan integrasi infrastruktur ini, diharapkan rantai produksi perikanan dari penangkapan hingga pemasaran berjalan lebih efisien.

Tujuan utama pembangunan kampung nelayan adalah menciptakan ekosistem perikanan yang berkelanjutan dan inklusif. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi nelayan ke dalam rantai ekonomi hasil laut. Dengan demikian, masyarakat pesisir dapat memperoleh pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong kesejahteraan ekonomi berbasis sumber daya alam.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya