Prabowo Dorong Pencegahan Karhutla dengan Infrastruktur Air dan Kerja Sama Multisektor
Pemerintah memperkuat antisipasi karhutla melalui pembangunan embung, sumur bor, dan pemetaan titik rawan, berdasarkan arahan Presiden Prabowo untuk bertindak sebelum kebakaran terjadi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.18 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 117x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini menekankan pendekatan pencegahan dini terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mewajibkan perusahaan membentuk infrastruktur penampungan air, termasuk embung dan sumur bor, di wilayah rawan kebakaran. Langkah ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya tindakan preventif, bukan hanya reaktif setelah api meluas.
Dalam penyampaian di Istana Merdeka, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menjelaskan bahwa pemetaan titik-titik potensi kebakaran telah diserahkan kepada TNI dan Polri untuk mempercepat respons. Selain itu, disiapkan juga sistem irigasi di lahan-lahan kritis sebagai upaya menekan risiko kebakaran yang berulang setiap musim kemarau.
Pendekatan ini juga melibatkan peningkatan kapasitas operasional udara, dengan penggunaan pesawat Hercules untuk mendukung modifikasi cuaca, menggantikan peran pesawat Cassa yang sebelumnya digunakan. Penyemaian bahan hujan buatan dilakukan secara lebih masif, didukung oleh penambahan personel dari TNI, Polri, Dinas Kehutanan, serta partisipasi masyarakat.
Dengan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 5.499 titik panas terdeteksi pada 19 Oktober, sementara luas lahan yang terbakar dalam 24 jam terakhir mencapai 1.308 hektare di enam provinsi. Pemerintah menegaskan bahwa penanganan harus dilakukan secara terukur, masif, dan segera untuk menghindari dampak lingkungan dan sosial yang lebih luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

