Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Rehabilitasi Narkoba Atasi Kekurangan Ruang Lapas

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan evaluasi kebijakan rehabilitasi pengguna narkoba untuk menekan beban lapas yang overload.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 17.51 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Prabowo Dorong Rehabilitasi Narkoba Atasi Kekurangan Ruang Lapas📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya merevisi pendekatan terhadap narapidana yang terlibat dalam kasus narkoba, khususnya pengguna dan pemakai, sebagai langkah strategis mengatasi kondisi lapas yang melebihi kapasitas maksimal. Instruksi ini disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, yang turut dihadiri sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait.

Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa arahan Presiden menekankan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk BNN, BRIN, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tujuannya adalah merancang kebijakan rehabilitasi yang efektif dan berkelanjutan, dengan fokus pada pemulihan sosial dan kesehatan bagi narapidana nonkekerasan.

Dalam rapat tersebut, disoroti bahwa banyak tempat pemasyarakatan kini mengalami beban berat akibat tingginya jumlah narapidana yang terlibat dalam kasus narkoba, sebagian besar sebagai pengguna atau pemakai bukan pengedar utama. Pemerintah berkomitmen menghindari penjara sebagai satu-satunya solusi, dengan mempertimbangkan pendekatan kesehatan dan kemanusiaan.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan menggelar pertemuan koordinasi bersama instansi terkait untuk menyusun kebijakan nasional yang mengintegrasikan rehabilitasi di dalam sistem pemasyarakatan. Tujuannya bukan hanya mengurangi tekanan kapasitas lapas, tetapi juga memastikan proses pemulihan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan bagi para terpidana.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya