Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Pertimbangkan Integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk Mitigasi Bencana

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan wacana integrasi Badan Geologi Kementerian ESDM dengan BMKG dalam rapat terbatas penanganan bencana, bertujuan memperkuat pemantauan risiko geologi di kawasan ring of fire.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Pertimbangkan Integrasi Badan Geologi dan BMKG untuk Mitigasi Bencana
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengemukakan pertimbangan strategis untuk mengintegrasikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Wacana ini disampaikan dalam rapat terbatas secara virtual di Istana Merdeka, Senin (7/9/2026), yang membahas langkah-langkah penanganan bencana alam secara menyeluruh.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam memantau potensi bencana, terutama di wilayah yang berada di zona cincin api global. Ia menyatakan bahwa kerja sama erat antarlembaga, termasuk kemungkinan integrasi struktural, perlu dievaluasi lebih lanjut demi efisiensi dan akurasi pemantauan geologi.

Ia menyoroti aktivitas vulkanik yang terus berlangsung di sejumlah daerah, seperti Sumatra Utara, Jawa Timur, dan Halmahera, sebagai alasan mendesak untuk memperkuat sistem pemantauan. Meski langkah mitigasi telah dilakukan secara maksimal, Presiden menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan guna memperbaiki dan memperkuat kerangka respons bencana di masa depan.

Kepala Badan Geologi Lana Saria dan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani turut hadir dalam rapat tersebut. Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia belum memberikan pernyataan resmi terkait wacana penggabungan, menegaskan bahwa ia akan meninjau lebih dulu setelah rapat yang berfokus pada isu ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya