Prabowo Siap Perluas Efisiensi Anggaran Jika Diperlukan
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan pemerintah melanjutkan penghematan besar-besaran di sektor publik, sejalan dengan tantangan ekonomi dan target penghematan yang telah dicapai lebih dari Rp300 triliun pada tahun pertama pemerintahan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 71x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk mempertahankan dan memperluas kebijakan efisiensi anggaran, seiring dengan dinamika ekonomi yang masih menantang. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, ia menyatakan bahwa langkah penghematan besar-besaran tetap terbuka jika diperlukan untuk menjaga keseimbangan fiskal dan optimalisasi sumber daya.
Ia menekankan bahwa masa pemerintahan lima tahun masih berada di tengah perjalanan, dengan masa jabatan baru mencapai babak pertama. Menurut Prabowo, sejumlah pekerjaan strategis baru berjalan, sehingga penting bagi seluruh jajaran pemerintah untuk tetap fokus dan sabar dalam menjalankan tugas sesuai tahapan waktu yang telah direncanakan.
Pada awal masa jabatannya, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang menjadi dasar penghematan belanja kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Instruksi tersebut menargetkan penghematan sekitar Rp306,69 triliun, yang secara nyata telah tercapai melebihi target pada tahun pertama pemerintahan.
Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menerapkan prinsip efisiensi tanpa mengorbankan kualitas layanan publik. Prabowo menegaskan bahwa efisiensi bukan sekadar kebijakan sementara, melainkan budaya kerja yang harus terus diperkuat demi keberlanjutan pembangunan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

