Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Tegaskan Tindak Tegas Perusahaan Penyebab Kebakaran Hutan

Presiden Prabowo meminta penegak hukum mengusut tuntas perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan, dengan ancaman pencabutan izin dan tindakan hukum tegas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 92x dibuka
Prabowo Tegaskan Tindak Tegas Perusahaan Penyebab Kebakaran Hutan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pelaku kebakaran hutan yang disinyalir bukan sekadar kejadian alam, melainkan hasil tindakan manusia sengaja. Ia menyoroti adanya keterlibatan korporasi dalam peristiwa tersebut, yang telah menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Peringatan tegas disampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Rabu (21/10/2026), di mana ia memerintahkan Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta TNI Intelijen untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.

Prabowo menekankan bahwa kebakaran hutan yang terjadi tidak bisa lagi dipandang sebagai kejadian biasa. Ia menyatakan bahwa ada indikasi adanya aksi sengaja yang dapat dikategorikan sebagai terorisme lingkungan. Dalam pernyataannya, ia menyebut masyarakat juga diminta turut serta mengawasi dan melaporkan oknum yang diduga sengaja membakar lahan. Langkah ini, menurutnya, merupakan respons mendesak terhadap ancaman yang membahayakan jutaan warga.

Pemerintah, kata Prabowo, telah memobilisasi berbagai upaya untuk menangani kebakaran, termasuk penanganan darurat dan mitigasi bencana. Namun, ia menegaskan bahwa penanganan darurat tidak boleh menggantikan tindakan hukum yang tegas. Jika bukti terbukti kuat, semua izin operasional perusahaan pelanggar akan dicabut secara massal. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap rakyat dan kelestarian lingkungan.

Selain menekan pelaku dalam negeri, Prabowo juga memberikan peringatan tegas kepada negara lain yang secara berulang menghina Indonesia. Ia menyatakan bahwa pada saatnya, pemerintah akan membuka dokumen dan data perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan, termasuk yang beroperasi secara lintas batas. Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa bangsa Indonesia, meski dikenal santun dan sabar, tidak akan terus menerus membiarkan penghinaan dan tindakan merugikan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya