Prabowo Tiba di Jakarta Usai Hadiri Forum Ekonomi Timur Rusia
Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air setelah menghadiri Eastern Economic Forum di Vladivostok sebagai tamu kehormatan utama, didampingi menteri dan pejabat utama, dengan fokus pada penguatan kerja sama ekonomi dan strategis dengan Rusia.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 08.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Jakarta pada Jumat dini hari, 4 September, usai menyelesaikan kunjungan resmi ke Vladivostok, Rusia. Kedatangan presiden dilakukan melalui pesawat militer yang mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 03.00 WIB. Kehadiran Prabowo dalam kunjungan ini merupakan bagian dari respons atas undangan resmi Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang diselenggarakan di Far Eastern Federal University.
Selama berada di Rusia, Prabowo menjalani serangkaian pertemuan strategis, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Putin. Dalam kesempatan tersebut, Putin menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis penting bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Prabowo juga menjadi pembicara utama dalam forum tersebut, menyampaikan pidato yang menekankan pentingnya membangun konektivitas ekonomi dan politik melalui Samudra Pasifik sebagai jalan, bukan batas.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Samudra Pasifik bukan pemisah, melainkan ruang yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan kemitraan antara Indonesia dan negara-negara kawasan Eurasia. Ia menekankan bahwa kerja sama ekonomi harus dibangun berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan keberlanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi global.
Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Turut mendampingi dalam perjalanan pulang adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


