Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Undang Investasi Rusia di 138 Blok Energi Indonesia

Presiden Prabowo mengajak perusahaan Rusia berpartisipasi dalam 138 blok eksplorasi energi yang telah dibuka di Indonesia, sekaligus memperluas kolaborasi di kilang, terminal, pupuk, dan pertambangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Undang Investasi Rusia di 138 Blok Energi Indonesia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara langsung membuka peluang kerja sama strategis dengan sektor energi Rusia dalam forum internasional di Vladivostok. Ia menyampaikan bahwa Indonesia kini telah membuka akses bagi investor asing, termasuk perusahaan Rusia, untuk berpartisipasi dalam pengembangan 138 blok eksplorasi energi yang tersebar di berbagai wilayah. Ajakan ini disampaikan dalam konteks pertemuan Eastern Economic Forum, sebagai bentuk komitmen memperkuat kemitraan energi bilateral.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi bergantung pada impor gas dari Rusia karena produksi liquefied natural gas (LNG) dalam negeri yang kini cukup memadai. Namun, pemerintah tetap terbuka terhadap teknologi dan kapasitas pengembangan proyek yang dimiliki perusahaan Rusia. Ia menyoroti potensi kolaborasi di bidang infrastruktur energi seperti pembangunan kilang dan terminal penyimpanan yang dapat dikerjakan bersama.

Dalam sektor pertanian dan industri, Prabowo menyebut telah terjadi penandatanganan nota kesepahaman antara perusahaan pupuk nasional dengan salah satu grup usaha besar dari Rusia. Kerja sama ini ditujukan untuk mengembangkan proyek produksi pupuk berbasis gas alam di wilayah Timur Jauh Rusia, yang saat ini telah mencapai tahap pengembangan lanjutan. Proyek ini diharapkan menjadi pilar baru dalam stabilitas pasokan pupuk nasional.

Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa Rusal, perusahaan aluminium asal Rusia, akan memperluas kehadirannya di Indonesia melalui pengembangan kilang bersama mitra lokal. Langkah ini menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap kemitraan strategis di sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Prabowo menegaskan bahwa kerja sama dengan Rusia tidak terbatas pada satu sektor, melainkan terus diperluas di berbagai bidang yang saling menguntungkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya