Prancis Tangani Kekerasan Massal dengan Jam Malam dan Aparat Besar-Besaran
Pemerintah Prancis perpanjang jam malam dan kerahkan polisi besar-besaran pasca kerusuhan akibat protes kenaikan biaya hidup yang melibatkan setengah juta orang.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 75x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketegangan terus memburuk di Prancis setelah aksi protes menentang kenaikan biaya hidup berubah menjadi kerusuhan di berbagai kota. Perdana Menteri Sebastien Lecornu mengumumkan pengerahan pasukan keamanan dalam skala besar untuk mengamankan situasi pada akhir pekan mendatang, menilai respons sebelumnya belum cukup efektif dalam menekan eskalasi kekerasan. Ia juga menyebut adanya upaya terorganisir oleh kelompok radikal ultra-kiri yang diduga merancang aksi pemberontakan.
Penerapan jam malam secara parsial telah berlaku sejak Senin di wilayah ibu kota Paris serta sejumlah kota lainnya. Pembatasan waktu mulai pukul 21.00 waktu setempat dan mencakup kawasan strategis seperti Place de la République, Les Halles, Champs-Élysées, serta stasiun kereta api. Polisi juga melarang warga membawa wadah berisi bensin atau bahan bakar lain guna mencegah pembakaran yang sempat terjadi dalam bentrokan akhir pekan lalu.
Kerusuhan yang melibatkan sekitar setengah juta demonstran telah menyebabkan kerusakan fasilitas publik, penjarahan, dan cedera serius. Sejumlah negara, termasuk AS, China, dan Jerman, telah mengeluarkan imbauan perjalanan bagi warganya yang berada di Prancis. Dalam penanganan hukum, hampir 150 orang telah ditahan, lebih dari 800 lainnya diproses di pengadilan, termasuk beberapa yang tanpa catatan kriminal sebelumnya. Menteri Kehakiman Gerald Darmanin menegaskan bahwa sistem peradilan berlaku tegas terhadap pelaku.
Presiden Emmanuel Macron mengakui kegagalan penanganan awal kerusuhan, meski tetap menolak pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez yang sempat menawarkan mundur setelah menyatakan kepolisian kehilangan kendali. Parlemen kini mempertimbangkan penyelidikan mendalam terhadap kegagalan intelijen, strategi kepolisian, dan kesiapan pemerintah dalam menghadapi krisis. Di sisi lain, pemerintah berjanji memberikan pinjaman tanpa bunga mulai Jumat bagi pelaku usaha yang toko atau asetnya rusak akibat aksi kerusuhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

