Presiden Mesir Tegaskan Kedaulatan Afrika Jadi Inti Diplomasi
Mesir menolak intervensi asing dalam konflik Tigray, tekankan pentingnya dialog dan penghormatan terhadap kedaulatan negara Afrika.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi secara tegas menyatakan bahwa negaranya menolak segala bentuk campur tangan asing dalam urusan internal negara-negara Afrika, terutama dalam konteks krisis yang sedang berlangsung di wilayah Tigray, Ethiopia. Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan pertemuan koordinasi tengah tahun ke-8 Uni Afrika di al-Alamein, di mana al-Sisi menekankan bahwa prinsip kedaulatan dan integritas wilayah harus menjadi fondasi utama dalam hubungan antarnegara. Ia menyoroti pentingnya menjaga rasa saling menghormati dan menjalin kerja sama berbasis dialog, bukan kebijakan sepihak atau kepentingan sempit yang merusak stabilitas regional.
Al-Sisi menekankan bahwa isu lintas batas, termasuk krisis keamanan di Tigray, harus diatasi melalui kolaborasi internasional yang inklusif, bukan melalui konfrontasi atau tekanan eksternal. Ia menilai bahwa keberhasilan solusi politik bergantung pada keinginan bersama untuk membangun hubungan yang sehat dan berkelanjutan antar negara. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Ethiopia dengan Eritrea dan Mesir, yang saling menuduh mendukung pihak-pihak dalam konflik bersenjata di wilayah Tigray.
Konflik yang kembali memanas telah menimbulkan kekhawatiran akan kembalinya perang saudara seperti pada periode 2020–2022, yang sebelumnya menimbulkan korban jiwa besar dan krisis kemanusiaan mendalam. Sebuah sumber diplomatik mengonfirmasi bahwa pertemuan puncak terbatas di sela Forum Bisnis Afrika menghadirkan para pemimpin dari Mesir, Eritrea, Somalia, serta pemimpin militer Sudan, Abdel Fattah al-Burhan. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membahas jalan keluar damai yang inklusif.
Menyusul penyerbuan pasukan federal Ethiopia ke ibu kota Tigray—yang selama ini dikuasai oleh Tigray People’s Liberation Front (TPLF)—dilaporkan oleh sumber kemanusiaan, kehadiran para pemimpin regional menandai upaya kolektif untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Al-Sisi menekankan bahwa dialog harus menjadi alat utama, bukan militer, dalam menyelesaikan konflik. Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas regional dan memastikan bahwa solusi yang dihasilkan berasal dari dalam Afrika, bukan dipaksakan dari luar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prabowo Bahas Strategi Komunikasi Pemerintah dengan Tim Bakom
Presiden Prabowo memimpin pertemuan dengan kepala dan wakil Bakom di Hambalang untuk memperkuat komunikasi publik melalui bahasa sederhana dan dialog terbuka.
4 Oktober 2026

Sarmuji Janji Benahi Industri Berbasis Tenaga Kerja
Menteri Perindustrian baru, Muhammad Sarmuji, berkomitmen memetakan dan memperbaiki sektor industri yang menyerap tenaga kerja dan menjadi pendorong ekonomi nasional.
4 Oktober 2026

BSU 2026 Disiapkan, Cairkan Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja
Pemerintah menyiapkan bantuan subsidi upah sebesar Rp900 ribu untuk 13,3 juta pekerja pada kuartal IV 2026, disalurkan sekaligus dalam tiga bulan.
4 Oktober 2026

Film Spesial G30S/PKI Tayang di Bioskop Trans TV
Bioskop Trans TV menghadirkan film dokumenter sejarah G30S/PKI pada 30 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian tayangan pekanan.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

IHSG Naik Ringan, Short Selling Resmi Beroperasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

Rupiah Melemah di Awal Oktober, Tekanan Inflasi dan Dolar AS Jadi Pemicu
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

IHSG Melemah, Saham UNTR dan MORA Unggul
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

Rosan Akan Bahas Langsung Isu Data Center di Jawa Barat
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

United Tractors Realisasi Buyback Rp2 Triliun untuk Stabilkan Pasar
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BEI Pantau Empat Saham Akibat Pergerakan Tak Wajar
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BRI Pertahankan Status Anggota Yearbook Keberlanjutan Global
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BRI Perkuat Fondasi Keuangan dengan Dana Murah dan Kredit Terkendali
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

