Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Produk Lokal Kuasai Lebih dari 60 Persen Etalase Ritel Modern

Pemerintah melaporkan lebih dari 60 persen etalase ritel modern kini didominasi produk UMKM nasional berkat kemitraan strategis dengan asosiasi ritel.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 11.30 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 6x dibuka
Produk Lokal Kuasai Lebih dari 60 Persen Etalase Ritel Modern📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perdagangan mengungkapkan bahwa lebih dari 60 persen ruang penjualan di ritel modern di seluruh Indonesia kini ditempati oleh produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam penetrasi produk lokal di sektor peritel, seiring dengan peran aktif pemerintah dalam memperkuat kemitraan dengan pelaku industri ritel.

Pencapaian ini diwujudkan melalui kerja sama strategis antara Kementerian Perdagangan dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) serta Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Dengan pendekatan kolaboratif, pemerintah berhasil mendorong ritel modern untuk lebih memprioritaskan produk dalam negeri tanpa perlu regulasi paksa.

Sebelumnya, kebijakan wajib menyediakan minimal 30 persen produk UMKM di ritel modern sempat diterapkan, namun menghadapi kritik dari negara lain yang menilainya sebagai praktik diskriminatif terhadap produk impor. Kebijakan tersebut kemudian dievaluasi dan diganti dengan pendekatan kemitraan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu contoh konkret adalah METRO Department Store, yang telah mencapai porsi produk lokal di atas 60 persen. Kepemilikan 100 persen oleh CT Corp menjadi salah satu faktor pendukung, sekaligus menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan ekosistem UMKM. Presiden Komisaris METRO, Anita Ratnasari Tanjung, menegaskan bahwa setiap produk lokal yang dipasarkan telah melalui proses kurasi ketat, menjamin kualitas dan daya saing di pasar.

Peningkatan ini bukan hanya tentang angka, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan akses ke jaringan ritel modern, UMKM mendapatkan peluang ekspansi pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat daya saing produk dalam negeri secara nasional maupun global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya