Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Program Satu Orang Satu Rekening Segera Terealisasi untuk 25 Juta Warga

Pemerintah siapkan anggaran Rp1,28 triliun untuk menyediakan rekening keuangan bagi 25 juta warga dari kelompok desil 1, dengan setoran awal Rp50.000 per rekening.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
Program Satu Orang Satu Rekening Segera Terealisasi untuk 25 Juta Warga📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempersiapkan eksekusi program inklusi keuangan nasional dengan fokus pada 25 juta warga berpenghasilan terendah, khususnya mereka yang berusia di atas 17 tahun dan termasuk dalam desil 1, yakni 10% masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Program ini akan dibiayai melalui anggaran sebesar Rp1,28 triliun, dengan setoran awal sebesar Rp50.000 untuk setiap rekening yang dibuka.

Pelaksanaan program ini akan dilakukan secara kolektif melalui dua bank milik negara, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk., yang ditunjuk sebagai mitra strategis dalam distribusi dan pengelolaan rekening. Penyediaan rekening ini bukan hanya sebagai bentuk akses keuangan, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan tingkat inklusi keuangan nasional dari 93% menjadi 99%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan keberadaan rekening mampu mendukung efektivitas penyaluran bantuan sosial. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah berharap bantuan dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan terlacak secara digital, mengurangi risiko penyimpangan dan mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Data penerima program akan dikelola secara akurat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menjadi acuan utama dalam identifikasi warga yang berhak. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan keuangan inklusif dengan prioritas pembangunan daerah dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya