Promosi ASN di Sulteng Harus Berbasis Kompetensi
Gubernur Anwar Hafid tegaskan promosi jabatan ASN di Sulawesi Tengah harus berdasarkan meritokrasi, bukan hubungan pribadi atau uang.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa setiap langkah dalam karier aparatur sipil negara (ASN) harus mengacu pada prinsip meritokrasi. Dalam kesempatan pengambilan sumpah 442 pegawai negeri sipil di halaman parkir Pogombo, ia menekankan pentingnya penilaian berdasarkan kompetensi, kinerja, dan prestasi kerja, bukan faktor eksternal seperti kedekatan keluarga atau hubungan sosial. Ia menegaskan bahwa jabatan tidak boleh diperoleh melalui jalan pintas atau imbalan materi.
Pemerintah Provinsi Sulteng mencatat jumlah ASN pada awal Januari 2026 mencapai sekitar 22.126 orang, terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Di tengah jumlah yang cukup besar ini, Anwar menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap proses promosi. Ia menolak tegas praktik jual beli jabatan dan mengingatkan ASN agar tidak tergoda oleh janji-janji promosi yang dibarengi permintaan uang.
Ia menekankan bahwa ASN yang sejati adalah mereka yang naik jabatan karena kemampuan dan dedikasi, bukan karena koneksi. Menurutnya, birokrasi yang sehat harus berjalan berdasarkan kinerja nyata dan akuntabilitas. Gubernur juga menyeru perubahan paradigma dari birokrasi penguasa menjadi pelayan publik, di mana setiap aparatur dituntut memberikan pelayanan terbaik, bekerja tanpa mengenal waktu, dan menjunjung tinggi kepentingan masyarakat.
Anwar menekankan bahwa loyalitas terhadap pimpinan bukan berarti taat buta terhadap perintah yang melanggar aturan. Ia menyatakan bahwa loyalitas sejati adalah kedisiplinan, kesiapan saat dibutuhkan, dan keberanian menolak tindakan yang bertentangan dengan peraturan. Menurutnya, memilih untuk menaikkan jabatan secara tidak benar justru merusak kepercayaan publik dan membahayakan organisasi.
Ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sulteng untuk membangun karakter yang dapat dipercaya, menjunjung tinggi integritas, serta memprioritaskan kepentingan organisasi dan masyarakat dalam setiap tugas. Dengan demikian, birokrasi di Sulawesi Tengah diharapkan menjadi mesin pelayanan yang transparan, efisien, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tiga Tokoh Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Tiga tokoh dari berbagai latar belakang berhasil menyabet penghargaan dalam kategori Partisipasi Publik pada ajang Penghargaan Energi Subroto 2026 di Jakarta.
24 Oktober 2026

PLN Nusantara Power dan Eco Prima Jadi Pemenang Energi Subroto 2026
Dua perusahaan, PLN Nusantara Power dan Eco Prima Energi, meraih penghargaan Energi Subroto 2026 dalam kategori transformasi digital dan hilirisasi nilai tambah.
24 Oktober 2026

BRI Salurkan 270 Pompa Air Atasi Karhutla di Kalimantan Barat
BRI menyalurkan 270 unit mesin pompa air dan perlengkapan penunjang untuk dukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat melalui program BRI Peduli.
24 Oktober 2026

Transmart Gelar Diskon Besar-Besaran Sehari Penuh
Transmart kembali menggelar Full Day Sale dengan potongan harga hingga 50 persen dan tambahan diskon 20 persen untuk pembayaran melalui layanan tertentu.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

IHSG Melonjak, Saham BBRI dan AMMN Pimpin Penguatan Pasar
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

IHSG Awal Perdagangan Naik 0,18% ke 5.397
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

Rupiah Melemah Tipis di Awal Pekan, Tekanan Global Masih Menghantui
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

Bank Mandiri Bagi Dividen Rp50,63 Triliun dan Realisasi Buyback 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

50 Juta Warga Belum Punya Rekening, Pemerintah Siapkan Solusi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

