Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PTBA Perkuat Diversifikasi, Sasaran 20% Pendapatan dari Hilirisasi

PTBA menargetkan kontribusi pendapatan dari hilirisasi dan diversifikasi produk mencapai 20% dalam empat tahun, didukung proyek gasifikasi dan energi terbarukan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 15.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
PTBA Perkuat Diversifikasi, Sasaran 20% Pendapatan dari Hilirisasi
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PTBA mempercepat transformasi bisnis dengan menetapkan target kontribusi pendapatan dari aktivitas hilirisasi dan diversifikasi sebesar 20% dalam empat tahun ke depan. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat ketahanan finansial dan memperluas pangsa pasar di luar batu bara tradisional. Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk Turino Yulianto menegaskan bahwa kesiapan teknis dan skema bisnis untuk proyek-proyek prioritas nasional sedang dipacu secara intensif.

Fokus utama dalam fase awal adalah pengembangan dua proyek gasifikasi batu bara, yakni Dimethyl Ether (DME) dan Synthetic Natural Gas (SNG), yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan impor LPG. Kedua proyek ini telah menjalin kerja sama dengan Pertamina Group, dengan Patra Niaga sebagai pembeli DME dan PGN sebagai pembeli SNG. Menurut Turino, konstruksi fisik kedua proyek ditargetkan dimulai pada 2027, setelah sebelumnya melalui tahap finalisasi perencanaan dan perizinan.

Di samping sektor energi, PTBA juga memperluas keberadaan di sektor pertanian melalui produksi kalium humat, serta memperkuat portofolio energi bersih dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Saat ini, kapasitas PLTS yang telah beroperasi mencapai 1,2 Mega Watt, dimanfaatkan dari lahan bekas tambang yang telah direklamasi. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.

Kinerja keuangan PTBA pada semester pertama 2026 menjadi fondasi kuat bagi ekspansi tersebut. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar 22,03 triliun, naik 8% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sementara laba bersih mencapai 2,65 triliun, tumbuh 218% secara tahunan. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Una Lindasari menekankan bahwa pertumbuhan ini mendorong kemampuan perusahaan untuk mendanai proyek-proyek pertumbuhan baru, sambil tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam setiap keputusan investasi.

Tujuan jangka panjang PTBA tetap berfokus pada pembangunan bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Diversifikasi bukan hanya strategi mitigasi risiko, tetapi juga bagian dari transformasi menyeluruh menuju model bisnis yang lebih beragam dan adaptif terhadap dinamika pasar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya