Puan Dorong Penanganan Karhutla Terpadu dan Berkelanjutan
Ketua DPR RI menekankan perlunya koordinasi terpadu dan penegakan hukum transparan untuk mengatasi karhutla yang berdampak luas pada kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 18.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ketua DPR RI Puan Maharani menyerukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berbasis pada satu kendali terpadu, demi melindungi masyarakat dari ancaman kabut asap dan dampak berantai. Ia menekankan bahwa asap dari kebakaran lahan bukan sekadar gangguan lingkungan, melainkan ancaman nyata terhadap kesehatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas transportasi. Menurut Puan, respons yang cepat dan terkoordinasi menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan kerugian sumber daya.
Ia menyoroti pentingnya integrasi berbagai elemen dalam penanganan karhutla, termasuk pemadaman api, penanganan kesehatan masyarakat, pemulihan pendidikan, serta bantuan bagi keluarga terdampak. Untuk itu, Puan meminta penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan pengelola kawasan. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Puan juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penegakan hukum terhadap badan usaha yang diduga terlibat dalam karhutla. Ia mendukung upaya Kementerian Lingkungan Hidup dalam proses verifikasi lapangan dan pemasangan plang pengawasan terhadap 21 perusahaan di tujuh provinsi. Data dari KLH per 2 September 2026 mencatat total area terdampak mencapai sekitar 11.404 hektare, tersebar di Kalimantan Barat (7 perusahaan), Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan (masing-masing 4), Kalimantan Tengah (3), serta Kalimantan Timur, Lampung, dan Riau (masing-masing 1).
Ia menegaskan bahwa DPR akan terus memantau perkembangan penanganan karhutla, karena dampaknya meluas dan bersifat lintas sektor. Puan juga mendorong pemerintah menyusun peta jalan strategis pencegahan untuk menghentikan siklus kebakaran yang berulang tiap tahun. “Karhutla bukan bencana yang boleh diwariskan sebagai rutinitas kepada generasi mendatang. Negara harus memutus siklus tahunan ini,” tegasnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


