Ragunan Perkuat Standar Internasional untuk Kesejahteraan Satwa
Taman Margasatwa Ragunan berupaya mencapai standar global melalui peningkatan kesejahteraan satwa dan pelayanan pengunjung, didukung penyesuaian tarif yang tetap mempertimbangkan keterjangkauan masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.41 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Taman Margasatwa Ragunan kini mempercepat transformasi pengelolaan menuju standar internasional, dengan fokus utama pada kesejahteraan satwa dan peningkatan kualitas pelayanan kepada publik. Komitmen ini ditegaskan melalui langkah strategis yang melibatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta partisipasi masyarakat. Upaya perbaikan sistematis ini menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Ragunan sebagai kawasan konservasi yang seimbang antara rekreasi, edukasi, riset, dan perlindungan satwa.
Peningkatan kualitas fasilitas dan pengelolaan dilakukan secara bertahap, dengan penyesuaian tarif masuk sebagai bagian dari upaya menciptakan keberlanjutan finansial. Penyesuaian tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian pengelolaan melalui pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga mampu menopang operasional, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan program konservasi tanpa terlalu mengandalkan anggaran daerah. Pendekatan ini menekankan pada optimalisasi sumber daya yang telah ada sesuai aturan perundang-undangan.
Meski mengusulkan penyesuaian tarif, pihak pengelola menegaskan bahwa akses terhadap fasilitas tetap menjadi prioritas. Setiap kebijakan tarif akan dipertimbangkan secara matang, memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat, kualitas layanan yang diberikan, serta keberlanjutan operasional. Tujuannya adalah agar peningkatan kualitas tidak menjadi beban bagi pengunjung, tetapi justru memberikan manfaat nyata bagi satwa dan masyarakat secara luas.
Komisi C DPRD DKI Jakarta telah menyetujui rencana penyesuaian tarif masuk menjadi Rp10.000, yang dinilai masih terjangkau dibandingkan destinasi wisata lain di Jakarta seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Angka ini dianggap representatif sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kawasan konservasi yang berkelanjutan. Harapannya, pendapatan tambahan ini akan langsung digunakan untuk memperbaiki lingkungan satwa, memperkuat program edukasi, serta meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Ragunan tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi sebagai pusat edukasi, riset, dan konservasi yang berkelanjutan. Dengan transformasi ini, pengelola bertekad memastikan bahwa setiap kunjungan memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan keanekaragaman hayati dan kesadaran lingkungan masyarakat. Kesejahteraan satwa, kualitas pelayanan, serta keterlibatan publik menjadi pilar utama dalam perjalanan menuju standar global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

