Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ragunan Perkuat Standar Internasional untuk Kesejahteraan Satwa

Taman Margasatwa Ragunan berupaya mencapai standar global melalui peningkatan kesejahteraan satwa dan pelayanan pengunjung, didukung penyesuaian tarif yang tetap mempertimbangkan keterjangkauan masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Ragunan Perkuat Standar Internasional untuk Kesejahteraan Satwa
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Taman Margasatwa Ragunan kini mempercepat transformasi pengelolaan menuju standar internasional, dengan fokus utama pada kesejahteraan satwa dan peningkatan kualitas pelayanan kepada publik. Komitmen ini ditegaskan melalui langkah strategis yang melibatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta partisipasi masyarakat. Upaya perbaikan sistematis ini menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Ragunan sebagai kawasan konservasi yang seimbang antara rekreasi, edukasi, riset, dan perlindungan satwa.

Peningkatan kualitas fasilitas dan pengelolaan dilakukan secara bertahap, dengan penyesuaian tarif masuk sebagai bagian dari upaya menciptakan keberlanjutan finansial. Penyesuaian tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian pengelolaan melalui pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga mampu menopang operasional, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan program konservasi tanpa terlalu mengandalkan anggaran daerah. Pendekatan ini menekankan pada optimalisasi sumber daya yang telah ada sesuai aturan perundang-undangan.

Meski mengusulkan penyesuaian tarif, pihak pengelola menegaskan bahwa akses terhadap fasilitas tetap menjadi prioritas. Setiap kebijakan tarif akan dipertimbangkan secara matang, memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat, kualitas layanan yang diberikan, serta keberlanjutan operasional. Tujuannya adalah agar peningkatan kualitas tidak menjadi beban bagi pengunjung, tetapi justru memberikan manfaat nyata bagi satwa dan masyarakat secara luas.

Komisi C DPRD DKI Jakarta telah menyetujui rencana penyesuaian tarif masuk menjadi Rp10.000, yang dinilai masih terjangkau dibandingkan destinasi wisata lain di Jakarta seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Angka ini dianggap representatif sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kawasan konservasi yang berkelanjutan. Harapannya, pendapatan tambahan ini akan langsung digunakan untuk memperbaiki lingkungan satwa, memperkuat program edukasi, serta meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Ragunan tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi sebagai pusat edukasi, riset, dan konservasi yang berkelanjutan. Dengan transformasi ini, pengelola bertekad memastikan bahwa setiap kunjungan memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan keanekaragaman hayati dan kesadaran lingkungan masyarakat. Kesejahteraan satwa, kualitas pelayanan, serta keterlibatan publik menjadi pilar utama dalam perjalanan menuju standar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya