RAPBN 2027 Disepakati, Defisit Dipertahankan di 2,4%
Badan Anggaran DPR dan pemerintah menyetujui rancangan APBN 2027 dengan defisit 2,4% terhadap PDB, tetap menjaga konsistensi fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara terukur.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam rapat koordinasi di kompleks parlemen, Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat bersama pemerintah menyetujui rancangan anggaran tahunan 2027 untuk selanjutnya dibawa ke rapat paripurna guna ditetapkan sebagai undang-undang. Proses penyusunan anggaran ini dilakukan di tengah tantangan eksternal yang kompleks, namun tetap menunjukkan konsistensi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Menteri Keuangan menegaskan bahwa kebijakan fiskal di tahun depan akan berjalan secara pruden namun tetap aktif, memastikan bahwa anggaran mampu mendorong pertumbuhan tanpa mengorbankan kredibilitas fiskal.
Pendapatan negara direncanakan mencapai Rp3.435,10 triliun, mengalami kenaikan dari usulan awal sebesar Rp3.426,03 triliun. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan penerimaan perpajakan yang diproyeksikan mencapai Rp2.911,95 triliun, dengan kontribusi pajak langsung dan tidak langsung meningkat dari sebelumnya. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak diperkirakan mencapai Rp522,48 triliun, naik dari angka awal Rp517,41 triliun, menunjukkan peningkatan efisiensi sektor non-pajak.
Belanja negara ditetapkan sebesar Rp4.106,26 triliun, mengalami kenaikan dari rencana awal Rp4.097,19 triliun. Komponen terbesar adalah belanja kementerian dan lembaga yang diproyeksikan sebesar Rp1.556,89 triliun, meningkat dari Rp1.504,74 triliun, menunjukkan peningkatan alokasi untuk kegiatan pemerintah pusat. Belanja non-kementerian juga mengalami penyesuaian, mencapai Rp1.814,36 triliun. Transfer ke daerah tetap dipertahankan di angka Rp735 triliun, mencerminkan komitmen pemerintah terhadap otonomi daerah.
Defisit fiskal tetap dipertahankan pada angka 2,4% terhadap Produk Domestik Bruto, senilai Rp671,16 triliun, sesuai dengan target awal dalam nota keuangan. Keseimbangan primer dirancang dengan defisit sebesar Rp20,85 triliun, menunjukkan konsistensi dalam pengelolaan keuangan negara yang seimbang. Kebijakan fiskal 2027 dirancang sebagai alat yang ekspansif, kolaboratif, dan terukur, dengan tujuan utama menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat, serta membuka ruang bagi investasi yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Pemerintah resmi meluncurkan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan sejak tingkat desa.
24 September 2026

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Presiden Prabowo minta penelitian tentang lahan gambut diperkuat untuk pengelolaan berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan.
24 September 2026

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Pemerintah Provinsi NTB dan Komisi IX DPR RI sepakati langkah strategis perlindungan pekerja migran Indonesia mulai sebelum keberangkatan hingga pasca-pulang, dengan fokus pada pencegahan non-prosedural, pemulangan aman, dan pemulihan ekonomi.
24 September 2026

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Ketua Baleg DPR menegaskan proses penyusunan UU Pengaturan Reforma Agraria tidak tergesa-gesa, melainkan berbasis pada perasaan dan kebutuhan rakyat serta mendukung nilai-nilai UUD 1945.
24 September 2026
Berita Lainnya

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

Qualcomm Perkenalkan Chipset Terbaru untuk Smartphone Premium
Kamis, 24 September 2026, 23.05 WITA

Indonesia-Rusia Jajaki Kolaborasi Satelit dan Kecerdasan Buatan
Kamis, 24 September 2026, 23.04 WITA

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Kamis, 24 September 2026, 23.04 WITA

