RDMP Balikpapan Hampir Rampung, Siap Kurangi Impor BBM
Proyek RDMP Balikpapan telah mencapai 99 persen, siap beroperasi penuh untuk memperkuat pasokan BBM nasional dan kurangi ketergantungan impor.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kegiatan peninjauan progres RDMP Balikpapan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, dalam kunjungannya ke Kalimantan Timur. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian evaluasi atas perkembangan infrastruktur strategis energi di wilayah timur Indonesia. Ia meninjau langsung kondisi kilang yang kini berada di tahap akhir penyelesaian, dengan fokus pada penyesuaian teknis dan pengujian peralatan baru sebelum operasi komersial dimulai.
Bahlil menyatakan bahwa proyek strategis nasional ini telah menunjukkan kemajuan signifikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 99 persen. Ia menegaskan bahwa sisa pekerjaan hanya bersifat teknis halus, seperti penyesuaian komponen dan sistem pengujian peralatan baru, yang tidak menghambat jadwal operasional. "Sudah hampir selesai, tinggal detail-detail kecil yang biasa muncul saat peralatan baru dinyalakan," ujarnya, menekankan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan semua tahap sebelum beroperasi penuh.
Sementara itu, ketersediaan BBM di tingkat nasional tetap terjaga, sesuai standar minimal. Stok Pertalite cukup untuk 16 hingga 18 hari, sedangkan BBM nonsubsidi dengan oktan 92, 95, dan 98 tersedia lebih dari 20 hari. Solar juga tidak mengalami kekurangan, karena kebutuhan nasional telah terpenuhi tanpa harus melakukan impor. Di Kalimantan, distribusi BBM berjalan seimbang dengan rata-rata nasional, namun perlu optimalisasi agar subsidi tepat sasaran.
Bahlil menekankan pentingnya koordinasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum untuk mencegah penimbunan dan memastikan distribusi berjalan lancar. Ia menyebut adanya kendala logistik akibat dampak fenomena El Niño yang menyebabkan pendangkalan Sungai Kapuas di Kalimantan Barat, sehingga mengganggu jalur sungai. Sebagai respons, Pertamina menerapkan solusi sementara dengan menggunakan kapal penampung terapung untuk menyalurkan BBM melalui jalur darat.
Dalam jangka panjang, RDMP Balikpapan diharapkan mampu memenuhi 22 hingga 25 persen kebutuhan BBM nasional. Investasi sebesar 7,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp126 triliun menjadikannya salah satu proyek BUMN terbesar di satu lokasi. Dengan beroperasinya kilang ini, Indonesia akan semakin mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan memperkuat kedaulatan energi, sesuai dengan visi Asta Cita.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

