Realisasi Anggaran Kementerian PU Capai Rp69 Triliun hingga Akhir Agustus
Sampai 31 Agustus 2026, penyerapan anggaran Kementerian PU mencapai 52,14% atau Rp69 triliun, dengan progres fisik 57,56 persen, fokus pada irigasi dan konektivitas wilayah.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Hingga akhir bulan Agustus 2026, realisasi penyerapan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum telah mencapai Rp69 triliun dari total pagu sebesar Rp132,38 triliun. Angka ini setara dengan 52,14 persen dari total alokasi, menunjukkan momentum penyerapan yang terus berjalan secara stabil. Di sisi lain, progres fisik pembangunan infrastruktur telah mencapai 57,56 persen, mengindikasikan kinerja yang sejalan dengan target perencanaan.
Pemerintah menekankan pentingnya kualitas, tepat waktu, dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran dana, bukan hanya berfokus pada angka penyerapan semata. Fokus utama tahun ini tetap pada penguatan jaringan irigasi pertanian dan peningkatan konektivitas antarwilayah sebagai fondasi ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini dirancang untuk mendukung produktivitas lahan dan efisiensi distribusi hasil pertanian.
Dalam bidang Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dan jembatan gantung, realisasi keuangan mencapai Rp2,89 triliun, atau 52,77 persen dari alokasi total Rp5,48 triliun. Program ini tersebar di sekitar 15.338 lokasi, dengan progres fisik mencapai 49,72 persen. Penyaluran dana dilakukan secara bertahap melalui rekening kelompok pengelola masyarakat setelah proses persiapan dan kesiapan komunitas, sehingga realisasi keuangan lebih tinggi dibanding progres fisik.
Pembayaran lanjutan dilakukan berdasarkan progres pelaksanaan pekerjaan di lapangan, sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Hal ini menjamin keberlanjutan dan akuntabilitas dana. Kementerian PU terus memperkuat sistem irigasi, pembangunan jalan, dan jembatan guna meningkatkan akses dan kualitas transportasi, khususnya di wilayah terpencil dan terdampak bencana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

7.000 Kawasan Kumuh Masih Jadi Tantangan, AHY Soroti Penanganan Bertahap
Indonesia masih menghadapi 7.000 kawasan kumuh, dengan penurunan tipis dari 2025 ke 2026, sambil memperkuat pendekatan terpadu dan mitigasi bencana dalam penanganan.
14 September 2026

Rekonstruksi 3D Kuda Purba Buka Mata Ilmuwan
Tim peneliti China dan Amerika berhasil menghidupkan kembali penampilan kuda purba Equus ovodovi melalui rekonstruksi 3D berbasis DNA dan anatomi.
13 September 2026

Spider-Noir Tak Dilanjutkan, Proyek Kolaborasi Amazon-Sony Berlanjut
Serial Spider-Noir resmi berhenti setelah satu musim, meski meraih pencapaian tinggi dalam penontonan dan penghargaan, sementara proyek baru dari kemitraan Amazon dan Sony sedang dikembangkan.
11 September 2026

NexAI Siap Dana Segar Rp2,53 Triliun Lewat Rights Issue
Emiten data center NexAI akan lakukan rights issue untuk kumpulkan dana segar hingga Rp2,53 triliun guna percepatan pengembangan fasilitas dan penyelesaian kewajiban internal.
11 September 2026
Berita Lainnya

Hak Penumpang Saat Penerbangan Dibatalkan atau Terlambat
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta dan Wilayah Lain
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Penjualan Motor Nasional Turun Agustus, Industri Tetap Optimistis
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Motor dengan Tangki BBM Besar untuk Perjalanan Jauh
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Asing Jual Bersih Rp664 Miliar, Tekanan Jatuhkan IHSG
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA


