Rekening Pemerintah dengan Saldo Awal Rp50 Ribu Bisa Ditarik
Pemerintah siapkan rekening digital bagi warga dengan saldo awal Rp50 ribu yang dapat ditarik, ditargetkan menjangkau 200 juta penduduk melalui BRI dan BSI.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 11.28 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah menegaskan bahwa saldo awal sebesar Rp50 ribu yang diberikan kepada masyarakat melalui rekening digital dapat dicairkan secara penuh oleh pemilik rekening. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang menegaskan bahwa dana tersebut bukan sekadar saldo virtual, tetapi dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pribadi. Rekening ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan di seluruh wilayah Indonesia.
Program ini direncanakan melibatkan dua bank pelat merah, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai mitra utama dalam penyaluran dan pengelolaan rekening. Anggaran untuk penyediaan saldo awal berasal dari APBN, dengan perkiraan total kebutuhan sekitar Rp11 triliun untuk mencakup sekitar 200 juta penduduk. Anggaran tersebut tidak akan disalurkan sekaligus, melainkan dilakukan secara bertahap sesuai dengan proses pembahasan teknis bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain bagi warga baru berusia 17 tahun, program ini juga mencakup seluruh penduduk yang sudah memiliki rekening bank. Rekening yang dibuka pemerintah akan dikonsolidasikan dengan rekening yang sudah dimiliki masyarakat, memungkinkan integrasi berbagai layanan keuangan. Dengan sistem ini, masyarakat dapat memanfaatkan rekening untuk berbagai program sosial, termasuk bantuan langsung tunai dan penyaluran bantuan sosial lainnya.
Pembukaan rekening akan menggunakan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), khususnya Nomor Induk Kependudukan (NIK), sebagai dasar identifikasi. Meski mekanisme pastinya masih dalam pembahasan, BRI dan BSI telah memiliki kapasitas teknis untuk mendukung pelaksanaan program. Pemerintah juga mengacu pada pengalaman sebelumnya dalam penyaluran dana langsung melalui rekening, termasuk melalui sistem QRIS tanpa biaya bagi pelaku UMKM.
Pelaksanaan program direncanakan sebelum akhir tahun ini, setelah proses teknis dan regulasi selesai dibahas bersama lembaga terkait. Rencana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap warga memiliki akses ke layanan perbankan. Dengan dukungan sistem BI dan gateway pembayaran melalui QRIS, program ini diharapkan menjadi fondasi utama terwujudnya ekonomi digital inklusif yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Masyarakat kini bisa perpanjang STNK tanpa KTP pemilik lama, dengan aturan sementara berlaku hingga akhir 2026.
10 September 2026

BUK Migas Didesain sebagai Entitas Kuat untuk Perkuat Energi Nasional
Revisi UU Migas tengah berjalan dengan fokus pada struktur BUK Migas yang dirancang sebagai entitas khusus untuk mengelola hulu migas secara profesional dan mandiri.
10 September 2026

Menghidupkan Era 70-an, Usulan BUK Migas Kuatkan Peran Negara
DPR dan pakar usulkan pembentukan BUK Migas di bawah Presiden untuk perkuat penguasaan negara dan tingkatkan produksi minyak nasional seperti era 1970-an.
10 September 2026

Pemerintah Siap Uji Coba Rekening Gratis Mulai Kuartal I 2027
Program rekening gratis bagi warga berusia 17 tahun ke atas akan diuji coba pada kuartal pertama tahun depan, dengan fokus pada inklusi keuangan dan penyaluran bansos secara langsung.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


