Revaldo Fifaldi Ditangkap Lagi karena Narkoba, Kali Keempat
Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan sabu, menandai kali keempat ia berurusan dengan hukum karena narkoba sejak 2006.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Aktor Revaldo Fifaldi kembali menjadi sorotan setelah diamankan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Senin malam, 24 Agustus 2026. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang menyebut adanya dugaan penggunaan narkoba di lokasi tertentu. Dari hasil pemeriksaan awal, Revaldo diduga kuat menggunakan sabu, yang kini menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik.
Ini merupakan kali keempat Revaldo Fifaldi terlibat dalam kasus narkoba sepanjang karier profesionalnya. Sebelumnya, ia pernah terjaring pada 2006, 2010, dan Januari 2023. Pada 2006, ia divonis dua tahun penjara setelah polisi menemukan sabu di rumah kontrakannya. Empat tahun kemudian, pada 2010, ia kembali ditangkap dengan barang bukti sabu sekitar 50 gram dan ganja, lalu dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara.
Pada 2023, Revaldo kembali ditangkap di apartemen Jakarta Pusat, dengan penyitaan ganja, ekstasi, serta indikasi penggunaan sabu. Setelah proses hukum, ia menjalani rehabilitasi selama satu tahun di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido. Kini, penangkapan terbaru menandai kembali keberulangan persoalan hukum yang mengiringi karier publiknya.
Revaldo, yang lahir pada 18 Juni 1982 di Yogyakarta, dikenal luas setelah memerankan tokoh Rangga dalam sinetron *Ada Apa dengan Cinta?* pada 2003. Ia memulai karier sebagai model sebelum beralih ke dunia akting. Sejak itu, ia terlibat dalam berbagai film layar lebar dan serial televisi, termasuk *30 Hari Mencari Cinta*, *The Night Comes for Us*, *Zeta: When the Dead Awaken*, serta berbagai produksi digital seperti *Serigala Terakhir* dan *Pretty Little Liars 2*.
Hingga 2026, Revaldo masih aktif dalam proyek-proyek perfilman dan televisi, termasuk film *Dosa: Penebusan atau Pengampunan* dan *Banyak Anak Banyak Rejeki*. Meski telah mengalami tiga kali penangkapan sebelumnya, kasus terbaru menunjukkan belum adanya perubahan signifikan dalam perilaku dan keputusannya, yang tetap menjadi perhatian publik dan pihak berwajib.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Aktivitas pengambilan gambar dan syuting di kawasan Gunung Bromo ditangguhkan sementara demi mencegah kebakaran lahan akibat musim kemarau ekstrem.
9 September 2026

Eks Ketua DPR Filipina Ditangkap Terkait Skandal Korupsi Rp2,1 Triliun
Mantan Ketua DPR Filipina, sepupu presiden, ditangkap karena dugaan korupsi proyek infrastruktur senilai 7,44 miliar peso (Rp2,1 triliun) selama periode 2022–2025.
9 September 2026

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Pabrik BYD Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Tak Turun Langsung
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


