Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Perkuat Akses Kesehatan di Daerah
Pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan di daerah melalui peningkatan kelas 66 RSUD dan revitalisasi Puskesmas, dengan target selesai pada 2027.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempercepat transformasi sistem kesehatan nasional dengan fokus pada peningkatan kualitas dan akses layanan di tingkat daerah. Sebanyak 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) dari kelas D atau D Pratama akan ditingkatkan menjadi kelas C dalam periode 2025 hingga 2027. Program ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan tidak tergantung lokasi geografis, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.
Hingga September 2026, 21 dari 22 RSUD yang ditargetkan untuk peningkatan kelas pada 2025 telah selesai dibangun, dengan 18 di antaranya sudah beroperasi. Sementara itu, dari 20 RSUD yang menjadi sasaran pada 2026, 18 sudah memulai pembangunan, sedangkan 24 lainnya yang direncanakan untuk 2027 masih dalam tahap perencanaan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rujukan ke kota besar dengan memastikan setiap kabupaten dan kota mampu menangani penyakit umum secara mandiri.
Di samping perbaikan fasilitas rumah sakit, pemerintah juga memperluas penguatan layanan primer melalui revitalisasi Puskesmas. Sebanyak 9.000 Puskesmas telah menerapkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP), yang mengatur layanan berdasarkan siklus hidup pasien—mulai dari bayi, anak, dewasa hingga lansia. Pendekatan ini menekankan pencegahan, deteksi dini, dan perawatan berkelanjutan. Sebanyak 7.508 Puskesmas telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta telah didistribusikan 300.000 alat antropometri ke Posyandu dan 10.000 alat USG ke Puskesmas.
Penguatan infrastruktur juga meliputi penambahan 10.000 perangkat sinar-X untuk skrining TBC dan pendukung teknologi diagnosis molekuler. Sebanyak 1.988 Puskesmas baru akan dibangun antara 2027 hingga 2029, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Kementerian Kesehatan menekankan bahwa keberhasilan program bukan hanya ditentukan oleh selesainya bangunan, tetapi juga kesiapan tenaga kesehatan, peralatan, dan sistem pelayanan yang berkelanjutan.
Dengan mengintegrasikan peningkatan kapasitas RSUD dan penguatan Puskesmas, pemerintah berupaya menciptakan sistem kesehatan nasional yang lebih terpadu, inklusif, dan responsif. Tujuannya adalah memastikan setiap warga Indonesia, tak peduli di mana berada, dapat memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus berpergian jauh ke pusat kota.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

