RI dan 18 Negara Tolak Kedubes Kolombia di Yerusalem
Sebelas negara, termasuk Indonesia, mengecam pembukaan kedutaan besar Kolombia di Yerusalem, menilai langkah itu melanggar hukum internasional dan merusak proses perdamaian dua negara.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 37x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia bersama 18 negara lainnya secara tegas menolak keputusan Kolombia membuka kedutaan besar di Yerusalem, menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap prinsip hukum internasional dan resolusi PBB. Pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia menegaskan bahwa peresmian misi diplomatik di wilayah yang diduduki secara sepihak oleh Israel tidak memiliki keabsahan hukum dan berpotensi melemahkan upaya pencapaian perdamaian berkelanjutan.
Para menteri luar negeri yang terlibat menekankan bahwa langkah Kolombia bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 476 dan 478 tahun 1980, yang secara jelas menolak segala upaya mengubah status Yerusalem dan mewajibkan negara-negara untuk tidak memindahkan perwakilan diplomatik ke wilayah tersebut. Mereka menegaskan kembali bahwa Yerusalem Timur harus menjadi ibu kota negara Palestina yang merdeka, sesuai dengan solusi dua negara yang diakui secara luas.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform digital, negara-negara tersebut meminta Kolombia untuk meninjau kembali keputusan tersebut, menjaga kewajiban hukum internasional, serta tidak mengambil tindakan yang mengancam hak-hak sah rakyat Palestina. Mereka menekankan bahwa segala upaya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel atau mengubah status wilayah tersebut dianggap batal demi hukum.
Pembukaan kedutaan Kolombia di Yerusalem dilakukan pada 14 Oktober, menyusul normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Menteri Luar Negeri Kolombia, Omar Bula Escobar, menyatakan bahwa Israel merupakan mitra strategis yang seharusnya tidak terputus hubungannya dengan Bogota, dan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral. Namun, tindakan tersebut justru memicu reaksi keras dari komunitas internasional yang mendukung solusi dua negara.
Kolombia kini menjadi negara ke-10 yang membuka kedubes di Yerusalem, sementara sejumlah negara lain tetap mempertahankan perwakilannya di Tel Aviv. Posisi ini menyoroti ketegangan yang terus berlanjut dalam konflik Timur Tengah, terutama terkait status Yerusalem yang menjadi inti dari perundingan perdamaian.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

