Ruben Onsu Minta Maaf, Janji Transparansi Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Betrand Peto
Ruben Onsu menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan terkait laporan polisi terhadap Betrand Peto dan berkomitmen menjaga transparansi dalam proses hukum.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ruben Onsu secara resmi menyampaikan penjelasan terkait laporan polisi yang diterima terhadap Betrand Peto, anak angkatnya, atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Dalam unggahan di media sosial, ia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pemberitaan yang berkembang, serta menegaskan bahwa pihaknya belum mengambil kesimpulan sebelum mendapatkan informasi lengkap dari sumber terpercaya.
Ia menjelaskan bahwa baru pada hari Minggu siang ia berkesempatan mendengarkan penjelasan langsung dari teman yang berada di lokasi kejadian. Sebelumnya, ia mengaku sibuk menunggu kedatangan Betrand Peto setelah proses syuting berakhir hingga larut malam, sehingga baru bisa merespons setelah kejadian.
Ruben menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi apa pun dalam kasus ini. Ia berkomitmen untuk bersikap kooperatif sepenuhnya dengan proses hukum, serta menyediakan semua informasi yang diperlukan kepada pihak berwajib. Ia juga mengimbau publik untuk tidak buru-buru mengambil kesimpulan sebelum semua bukti dan keterangan diperiksa secara objektif.
Laporan tersebut telah diterima oleh kepolisian pada Sabtu malam, dengan terlapor berinisial BP yang diketahui merupakan Betrand Peto, anak angkat dari artis berinisial RSO. Keterangan tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, yang memastikan bahwa proses penyelidikan telah resmi dimulai sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

50 Perusahaan Disegel Usai Picu Karhutla, 138 Tersangka Ditetapkan
Kementerian Lingkungan Hidup menindak 50 perusahaan penyebab karhutla di delapan provinsi, menyusul penegakan Inpres Nomor 11 Tahun 2026, dengan 138 tersangka ditetapkan, 119 di antaranya diduga sengaja membakar lahan.
13 September 2026

Amran Dapat Perintah Langsung Prabowo Tindak Mafia Beras
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyatakan telah mendapat perintah tegas dari Presiden Prabowo untuk menindak tegas praktik mafia beras, termasuk produk fortifikasi yang menipu konsumen.
13 September 2026
Betrand Peto Dilaporkan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
Seorang anak asuh dikabarkan melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap dirinya ke pihak berwajib, dengan proses hukum kini sedang berjalan.
13 September 2026

Dude Harlino Ungkap Awal Tahu Dana Lender DSI Macet
Aktor Dude Harlino menceritakan perjalanan awal mengetahui pencairan dana para pemodal DSI macet melalui pesan langsung dari korban sejak Juni 2025 dalam persidangan di PN Depok.
13 September 2026
Berita Lainnya

BRICS di India: Koalisi Global South Hadapi Tantangan Internal dan Eksternal
Minggu, 13 September 2026, 15.40 WITA

Prabowo Tiba di New Delhi Hadiri KTT BRICS ke-18
Minggu, 13 September 2026, 15.39 WITA

Penutupan Pipa Minyak Utama Picu Krisis Global
Minggu, 13 September 2026, 15.37 WITA

BRICS Dorong Integrasi Ekonomi Hadapi Tekanan Barat
Minggu, 13 September 2026, 15.36 WITA

Prabowo Ajak BRICS Perkuat Sistem Global Berkelanjutan
Minggu, 13 September 2026, 15.35 WITA

Gerakan Cinta Rupiah: Aksi Simbolis di Tengah Krisis 1998
Minggu, 13 September 2026, 15.34 WITA

Lima Tahun Integrasi, UMi Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas
Minggu, 13 September 2026, 15.28 WITA

WR155R Jaga Stabilitas Pasar di Segmen Trail
Minggu, 13 September 2026, 11.49 WITA


