Rumah Hijau Bertahan di Tengah Banjir Bandang Nepal
Sebuah rumah berwarna hijau di Nepal selamat dari banjir bandang yang menghancurkan sekitarnya berkat desain struktur beton bertulang dan posisi strategis.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam kejadian dramatis di kawasan pegunungan Nepal, sebuah rumah berwarna hijau menjadi perhatian global setelah mampu bertahan dari amukan banjir bandang yang menghantam kawasan dengan kekuatan dahsyat. Video yang beredar menampilkan keluarga yang berada di balkon rumah tersebut saat air, lumpur, batu besar, dan pohon tumbang menghujam sekitarnya. Sementara sejumlah bangunan lain di sekitar roboh total, rumah ini tetap berdiri kokoh, menyelamatkan penghuninya dari ancaman bencana.
Keberhasilan rumah tersebut bertahan bukanlah hasil keberuntungan semata, melainkan hasil dari desain struktur yang dirancang secara khusus. Berbeda dengan banyak rumah tradisional di lembah Himalaya yang menggunakan batu pasangan tanpa rangka beton bertulang, rumah ini dibangun dengan sistem rangka beton bertulang yang terintegrasi secara menyeluruh. Sistem ini memungkinkan kolom, balok, dan pondasi saling terhubung kuat, sehingga mampu menyerap dan menyalurkan tekanan lateral dari arus deras ke tanah secara efisien.
Posisi bangunan juga berperan penting dalam ketahanannya. Rumah tersebut tidak berada di jalur utama aliran air dan material, melainkan berada di area yang sedikit lebih tinggi dan di luar saluran terdalam di mana batu-batu besar cenderung bergerak. Dengan bentuk yang minimalis dan sederhana, arus lumpur dan air terpecah ke sisi-sisi bangunan, mengurangi tekanan langsung pada dinding. Endapan lumpur yang kemudian menumpuk di sekitar rumah juga berfungsi sebagai pelindung alami, membantu mengalihkan gelombang berikutnya menjauh dari struktur.
Para ahli teknik struktur menilai bahwa kombinasi antara kekuatan struktural dari beton bertulang dan lokasi strategis menjadi kunci utama keberhasilan rumah ini bertahan. Penjelasan dari analis arsitektur yang mengunggah video penjelasan menekankan bahwa desain seperti ini bisa menjadi referensi penting dalam pembangunan rumah tahan bencana di daerah rawan banjir di wilayah pegunungan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Catat Kematian Pertama Akibat Virus Shamonda pada Manusia
Prancis melaporkan kematian pertama manusia akibat infeksi virus Shamonda, yang menyerang pasien dengan imunodefisiensi berat, menjadi kasus global pertama tanpa risiko kesehatan umum saat ini.
25 Oktober 2026

Widodo AS: Pahlawan Transisi Demokrasi yang Tak Terlupakan
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada usia 82 tahun, meninggalkan warisan penting dalam proses reformasi lembaga negara pasca-Orde Baru.
25 Oktober 2026

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

