Rupiah Melemah ke Rp17.650 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah turun menjadi Rp17.650 per dolar AS pada perdagangan Senin pagi, dipengaruhi kenaikan dolar AS setelah data NFP AS lebih kuat dari perkiraan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.28 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.650 per dolar AS pada perdagangan Senin (7/9) pagi, mengalami depresiasi sebesar 8 poin atau 0,05 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan global terhadap dolar AS yang kembali menguat, menyeret sejumlah mata uang kawasan Asia ke zona negatif.
Mayoritas mata uang regional mengalami penurunan, termasuk yuan China yang turun 0,03 persen, peso Filipina melemah 0,15 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,15 persen, dan dolar Singapura turun 0,07 persen. Sementara itu, yen Jepang dan won Korea Selatan menguat masing-masing 0,15 persen dan 0,25 persen, sedangkan dolar Hong Kong tetap stabil.
Di pasar global, mayoritas mata uang utama juga mengalami tekanan. Euro turun 0,01 persen, poundsterling Inggris melemah 0,05 persen, dan dolar Australia terdepresiasi 0,01 persen. Dolar Kanada tetap stabil, sementara franc Swiss mengalami penurunan 0,05 persen. Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang menunggu data ekonomi penting dari Indonesia.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan rupiah dipicu oleh kenaikan dolar AS pasca rilis data Non Farm Payrolls (NFP) AS yang lebih kuat dari perkiraan. Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan terbatas, mengingat investor sedang menunggu rilis data cadangan devisa (cadev) Indonesia. Rentang fluktuasi diperkirakan berada antara Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

