Rupiah Melemah ke Rp17.679 per Dolar AS Hari Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.679 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (3/9), menguat 0,47 persen atau 84 poin dari posisi sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan Kamis (3/9) berada di posisi Rp17.679 per dolar AS, menunjukkan penguatan dibandingkan level sebelumnya. Penguatan ini terjadi setelah dolar AS mengalami tekanan di pasar global, terutama setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang tidak sesuai ekspektasi pasar. Pergerakan tersebut mendorong kecenderungan penguatan sejumlah mata uang Asia, meskipun tidak semua menguat secara signifikan.
Di kawasan Asia, yen Jepang menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,30 persen, diikuti dolar Singapura yang naik 0,20 persen dan won Korea Selatan yang menguat 0,11 persen. Sementara itu, yuan China, peso Filipina, dolar Hong Kong, dan ringgit Malaysia mengalami kenaikan atau depresiasi yang terbatas. Di pasar negara maju, franc Swiss, dolar Kanada, euro Eropa, dolar Australia, dan poundsterling Inggris juga menguat terhadap dolar AS, mencerminkan sentimen global yang mendukung pelemahan dolar.
Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, pelemahan dolar AS yang didorong oleh data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan dan pernyataan dovish dari pejabat The Fed, William. Kedua, sentimen domestik yang membaik pasca-pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia. Menurutnya, pelantikan tersebut memperkuat keyakinan terhadap independensi bank sentral, yang turut mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Penguatan rupiah pada hari ini menunjukkan bahwa pasar tetap responsif terhadap perkembangan eksternal maupun kebijakan dalam negeri. Meskipun pergerakan harian bersifat fluktuatif, tren positif yang dibawa oleh kebijakan moneter yang konsisten dan data ekonomi global yang memengaruhi pasar valuta asing tetap menjadi kunci bagi ketahanan nilai tukar rupiah dalam jangka menengah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


